ear sabatku yang paling gila

"Gadis penikmat hujan"

Masih sangat segar tersimpan di ingatanku tentang kebersamaan yang selalu kita lalui berdua beberapa tahun yang lalu. Sudah begitu banyak hal yang kita lalui bersama, baik itu suka maupun duka. Masih ingat kah kamu beberapa bulan sebelum kita Ujian Nasional? Ketika kita mendapat les tambahan dan harus pulang sore hari? kita berdua lebih memilih jalan kaki daripada naik angkutan umum karena dengan jalan kaki kita memiliki waktu yang lebih banyak untuk berbincang bincang. Sadar kah kamu kita selalu meyaksikan matahari terbenam ketika jalan kaki?

Warna keemasannya yang menenangkan hati mengiringi Langkah Kaki kita menelusuri jalan yang akan membawa kita pulang kerumah. Dengan jalan kaki kita membahas banyak hal dan kita berbincang bincang seolah olah kita tidak akan bertemu lagi esok harinya dan selalu seperti itu. Ingat kah kamu saat kita kerja bakti? Seperti biasa kita berdua berbincang bincang begitu asyiknya hingga guru kesayanganmu heran dan menegur kita berdua dan berkata " kalian berdua asyik sekali ngobrolnya seperti orang yang udah berpisah beberapa tahun aja dan baru bertemu hari ini?" kita berdua hanya tersenyum menanggapinya karena memang benar begitu lah adanya ketika kita berdua sudah duduk berdua.

Memori beberapa tahun lalu masih sering terputar sendiri di pikiranku ketika aku merindukanmu dan aku akan senyum senyum mengingat semuanya dan aku merasa kembali lagi duduk bersamamu membincarakan banyak hal. Namun arus kehidupan memaksa kita harus berpisah. Kita berdua harus berpisah dikarenakan kita terpilih di perguruan tinggi yang berbeda. Meskipun demikian kita tidak pernah putus komunikasi.

Advertisement

Hanya saja kita kesulitan untuk bertemu karena jarak kota tempat tinggal kita yang lumayan jauh. Jauh denganmu mengajarkanku untuk menghargai waktu ketika kita berdua masih diberi kesempatan untuk bertemu dan membicarakan banyak hal. Jauh denganmu mengajarkanku arti persahabatan yang sebenarnya. Mungkin ragamu tidak selalu bersamaku tapi perhatian dan waktumu masih milikku. Kita juga masih berbincang bincang seperti dulu begitu asyiknya hingga lupa waktu.

Hingga sekarang aku masih sangat menyukai matahari terbenam. Senja yang selalu mengingatkanku padamu dan pada kebersamaan kita waktu dulu. Aku suka julukan yang kamu sematkan padaku "Gadis Penikmat Senja" karena kesukaanku pada senja yang selalu berhasil mengukir senyum diwajahku. Dan aku juga menyematkan julukan padamu dengan sebutan "gadis penikmat hujan" karena kamu sangat menyukai hujan. Begitu banyak perbedaan yang kita rasakan. Setelah bersahabat denganmu aku baru mengerti karena perbedaan itulah kita bisa bersahabat selama ini, perbedaan itu lah yang menyatukan kita. Perbedaan itu membuat kita menjadi satu karena saling melengkapi. Kamu tau jika aku diberi tiga permintaan oleh jin yang keluar dari candinya permintaan ku yang pertama yaitu bisa bertemu denganmu Tahun ini, kedua: bisa kerja di kota yang sama denganmu dan ketiga aku ingin persahabatan kita selamanya hingga rambut kita berubah menjadi putih.

Banyak hal yang ingin aku bagikan denganmu saat kita bertemu nanti.sebelum waktu mempertemukan kita kembali mari kita fokus dengan aktivitas kita masing masing kamu dengan karirku dan aku dengan studiku dan tak lupa saling mendoakan yang terbaik. Selebihnya akan aku sampaikan saat kita bertemu nanti. Salam dari sahabatmu yang paling aneh "Gadis Penikmat Senja"