Aku selalu mengunjungi gungkak dan tunyang di Bangli,Bali saat liburan akhir tahun.Biasanya,saat aku mengunjungi Rumah Gungkak,aku akan disambut oleh om,tante,dan sepupuku.Lalu,aku akan masuk ke Kamar Gungkak dan Tunyang dan memberi salam.Aku akan berbicara tentang bagaimana dengan aktivitasku di sekolah dan dirumah.

Aku senang sekali gungkak bercerita.Beliau sering bercerita saat bunda masih kecil,bagaimana perjuangan gungkak membiayai sekolah ke-6 anaknya.Suatu saat,gungkak bertanya hal yang tidak biasa,”Kamu percaya nggak kalau ada anak yang putus sekolah tapi dia bisa menjadi sukses ketika besar?,” Aku bingung dan berkata,”mungkin saja.Tapi,kenapa Gungkak tanya hal seperti itu?”kataku terheran-heran,gungkak tersenyum dan berkata,”Gungkak adalah salah satu Anak yang putus sekolah tapi tetap bekerja keras hingga bisa membiayai Anak-Anak Gungkak.”Aku makin bingung.Gungkak adalah seorang mantan polisi,tapi,koq bisa putus sekolah saat masih kecil?akupun bertanya pada gungkak.”Gungkak koq bisa putus sekolah?kenapa Gungkak bisa jadi seorang polisi?”gungkak tersenyum dan berkata,”Maka,dengarlah cerita dari Gungkakmu ini.”

“Dulu Gungkak hanya bisa sekolah sampai lulus SD karna biaya yang tidak cukup.Tapi,gungkak tak pernah putus asa,Gungkak selalu mencari buku untuk menambah ilmu.Gungkak mencari banyak buku-buku yang terbuang untuk dibaca,ternyata semakin Gungkak terus membaca,semakin banyak ilmu yang Gungkak dapat.Lalu,ketika Gungkak sudah remaja,Gungkak memutuskan untuk menjadi jurnalis.Gungkak menulis tentang pendapat Gungkak tentang Belanda dan ternyata itu dimunculkan ke surat kabar,sehingga,Gungkak ditangkap oleh Pemerintah Belanda.Gungkak pernah di penjara beberapa minggu.Setelah beberapa minggu,Gungkak diseret keluar untuk menemui Pemerintah Belanda,mereka sudah siap senapan untuk membunuh Gungkak,sebenarnya bukan Cuma Gungkak yang diseret,tapi,ada beberapa orang yang juga diseret.”

“Gungkak mau dibunuh?tapi,kenapa Gungkak selamat?”Kataku.

“Gungkak juga tidak tahu,tapi,Gungkak hanya bisa mengucap syukur.Mereka tanya pada Gungkak,tapi,Gungkak nggak tahu bahasa mereka,jadi,Gungkak jawab,’Saya tidak akan pantang mundur untuk membela Indonesia Saya,’untungnya,Gungkak Cuma ditendang dan dibiarkan bebas,hahaha,itu pengalaman paling deg-deg-an tapi bikin Gungkak tertawa juga,”Gungkakpun tertawa,lalu,melanjutkan kembali,”Gungkak akhirnya kembali jadi jurnalis dan tetap mencari kabar-kabar terbaru dan tetap membaca juga,dan pada umur Gungkak yang sekitar 18-19 tahun,Gungkak bertemu seorang perempuan yang cantik sekali,sangat ayu,baik hati,dan itu adalah Tunyang.”

Advertisement

“Hahahahaha,Gungkak,terus Gungkak kapan nikah?”Tanyaku.

“yah,tidak sampai 20-an,Gungkak nikah muda.”

“Hah?nikah muda?nggak apa-apa sih,kan kehidupan Gungkak sudah terjamin,kan sudah jadi jurnalis.”

“Justru itu,perekonomian Gungkak tidak bagus,jadi jurnalis saja tidak cukup.”Kata Gungkak.

“Lho?terus Gungkak kerja apa?Tunyang kerja apa?”tanyaku terheran-heran.

“Tunyang tidak kerja,Tunyang juga putus sekolah.Makanya,Gungkak harus cari kerja selain jurnalis.Akhirnya,setelah sekian lama mencari kerja,Gungkak ikut tes polisi.”

“Gungkak pasti lulus,kan,Gungkak pernah bilang Gungkak seorang polisi.”Kataku kepada gungkak.

“Iya,Gungkak langsung lulus.Gungkak saat jadi polisi menunjukkan kedisiplinan dan keramahan saat kerja,sehingga,teman-teman Gungkak senang kerja sama Gungkak.Gungkak selalu menghormati yang lebih tua atau yang tingkatannya lebih tinggi,jadi,ini yang bikin hati mereka jadi luluh sama Gungkak.Akhirnya,Gungkak dijadikan tingkat tertinggi disana.”

“Wow,keren.Tunyang jadi Ibu rumah tangga?”Tanyaku.

“Tunyang akhirnya jualan barang,tangan Tunyang sangat terampil,jadi,Tunyang bisa membuat barang.Tunyang juga jual makanan.Saat itu perekonomian saat itu membaik,dan,Sang Hyang Widhi memberkati Gungkak dan Gungkak dipercayai menjadi Wakil Ketua DPR Bangli selama beberapa tahun.”

“Wow,koq bisa?”

“Pasti bisa,karna kalau kita selalu rajin pasti kita akan mendapat sesuatu yang lebih besar.Zaman dulu,kita bisa mempunyai 2 pekerjaan,jadi,Gungkak jadi polisi sekaligus Wakil Ketua DPR Bangli.Gungkak tetap menunjukkan kedislipinan Gungkak dan Gungkak dipercayai menjadi anggota MPR.”

“Wow,Gungkak dapat banyak keberuntungan,Gungkak keren,deh.”Kataku memuji gungkak.

“Kamu ini bisa saja.Nah,setelah menjadi anggota MPR selama beberapa tahun,akhirnya Gungkak kembali menjadi polisi lagi sampai Gungkak pensiun.Itulah perjalanan Gungkak dari Anak yang putus sekolah sampai Gungkak pensiun.”

“Wah,keren banget ceritanya,Gungkak keren,deh,kalau aku mana bisa kayak Gungkak.Aku nggak pernah mendapat rangking 1,padahal Aku masih sekolah,Gungkak yang putus sekolah bisa menjabat jadi anggota MPR.Ah,Aku kalah hebat dari Gungkak.”Kataku dengan sedih.

“Jangan sedih,Kamu masih punya masa depan yang sangat panjang,jadi,kalau Kamu memang nggak bisa dapat rangking 1 mungkin Kamu bisa masuk kelas percepatan atau bisa kuliah di luar negeri,Kita tak akan pernah tahu masa depan Kita,untuk itu,rajin sembahyang,rajin belajar,dan terus mengejar cita-citamu.Gungkak yakin pasti Cucu Gungkak berhasil.”

“Iya, Gungkak.Tapi,Aku Anak yang pendiam,apa Aku pasti berhasil?”

“Kamu harus keluar dari zona aman Kamu,walau susah,tapi,jika Kamu bisa keluar Kamu pasti bisa dan berhasil.”

“Makasih Gungkak atas sarannya,Aku yakin pasti bisa jadi sukses.”

“Kamu pasti bisa,Gungkak yakin sekali,”aku memeluk gungkak dan gungkak mencium dahiku,lalu,bunda datang dan tersenyum melihatku dan gungkak.

Gungkak adalah seorang veteran yang putus sekolah namun bisa menjadi sukses karna rajin dan ramah.Gungkak adalah salah satu contoh mengapa aku mau berusaha sampai sudah mencapai jenjang SMA,gungkak adalah alasan mengapa aku lolos percepatan kelas,gungkak adalah alasan mengapa aku masih berusaha walau sebenarnya aku mudah menyerah dan gungkak adalah alasan mengapa aku suka sekali menulis.

Gungkak adalah seorang kakek yang sangat sayang sama cucu-cucunya,yang ingin cucu-cucunya berhasil,dan aku adalah salah satu dari cucunya yang ingin membanggakan orangtua,gungkak,dan tunyang.Aku yakin doa gungkak adalah aku menjadi sukses,ingin aku menjadi anak yang suputri bagi kedua orangtuanya,dan menjadi cucu yang selalu tersenyum.Aku selalu mendoakanmu agar kau tetap ada saat aku menjadi anak kuliah,dan saat aku menjadi orang yang sukses,aku ingin kau bisa melihat aku saat tersenyum bahagia,aku ingin kau selalu menemani Tunyang sampai maut berpisah,dan aku ingin kau bahagia sama seperti aku melihatmu bahagia.

Gungkakku yang tersayang,aku yakin doa kita yang kita panjatkan bersama akan terkabul,aku percaya dengan keajaiban,gungkak,aku sangat menyayangimu.

.