Masihkah teringatkah kamu disaat orang lain menjauh dan mengangap remeh aku? Kamu datang mengulurkan tangan padaku. Disaat yang lain tak menganggap aku ada. Kamu melihatku dan mengatakan aku adalah segalanya. Di kala itu aku menggantungkan semua harapanku padamu. Hidupku seolah-olah lengkap dengan kehadiranmu

Bukannya aku tak punya seorangpun yang peduli denganku. Tapi posisimu beda di dihidupku. Kamu yang mampu membuat hari-hariku ceria dan berwarna. Ya akhirnya cemasku pun terjadi. Mata mu mulai terbuka. Matamu tak lagi hanya melihat padaku.

Dan kamu mulai menyadari bahwa dunia ini luas. Masih banyak gadis cantik diluar sana. Dan sekarang kamu pun memiliki sayap yang seharusnya dari dulu kau gunakan untuk terbang melihat indahnya dunia. Salahku yang terlau terbuai dengan anganku padamu.

Yaa .. aku sangat sadar hal itu. Ya, takdir itu tiba-tiba datang tanpa diundang. Takdir yang membawaku ada keputusan sulit yang harus aku ambil. Pilihan itu terasa menyakitkan. Di satu sisi aku ingin hidup bersamamu. Disatu sisi aku ingin melihatmu bahagia.

Hai aku bangun lah. Dia bukan dia yang dulu lagi. Dia bukan dia yang tak mau kehilangan kamu lagi. Kamu lupa?? Aku tidak….