Banyak momen yang telah aku lewatkan bersama kalian. Aku, adik kecil kalian ini ingin menyampaikan betapa besarnya rasa sayangku kepada kalian.

Kalian yang mengajariku menjadi wanita dewasa penuh kelembutan, yang terkadang membangkang. Rasa sabar kalian luar biasa!

Aku sadar setelah dewasa, ternyata kalian menyayangiku. Selalu teringat kembali setiap kali aku berbuat ulah, kalian yang menghukumku. Bahkan lebih menyeramkan daripada ibu. Tapi aku tahu itu semua demi kebaikanku.

Tapi itu dulu. Seiring berjalannya waktu, aku tumbuh di bawah lindungan kalian. Sudah saatnya kalian menentukan hidup kalian sendri.

Satu demi persatu dari kalian pergi, menjalani hidup baru dengan pendampingmu.

Mulanya aku takut merasa sendiri. Lama-lama aku menikmati kesendirianku yang tak seburuk yang aku bayangkan. Aku masih bisa merasa bahagia sebagai adik kecil kalian, bahkan kebahagiaanku bertambah saat aku dipanggil tante oleh keponakan-keponakan kecilku.

Sekarang kita menjalani hidup masing-masing. Ingatlah walaupun sekarang kita terpisah! Kita masih selalu terhubung, walau jarang sekali kita bertemu. Tapi saat kita berkumpul, selalu banyak cerita yang kita ceritakan pada Ayah dan Ibu. Saat itulah menjadi saat yang sangat aku tunggu.

Advertisement

Teruntuk ketiga saudara peermpuanku, dari adik kecilmu yang selalu menyayangimu semua, selalu menunggu waktu di mana kita bisa bertemu. Aku kuat karena kalian kakak-kakakku.