Para wanita di usia 20an pasti berkecamuk banyak hal di pikirannya mengenai masalah hidup mereka kedepannya, masalah karir, cara membahagiakan orang tua dan terutama masalah jodoh. Masalah jodoh tersebut tidak bisa dipungkiri menyerang jutaan wanita Indonesia pada umumnya, baik yang tinggal di desa ataupun kota, baik yang berpendidikan tinggi ataupun tidak. Menantikan pangeran berkuda yang sangat diidam-idamkan oleh para wanita, layaknya yang terjadi pada drama-drama Korea.

Menghadiri beberapa undangan pernikahan dalam waktu berdekatan seakan menjadi hal yang membuat gusar. Tak perlulah kau khawatirkan para wanita, karena pernikahan bukanlah suatu ajang perlombaan, toh nanti yang menjalaninya adalah kita sendiri bukanlah orang lain. Memutuskan untuk tetap sendiri itu lebih baik, dibandingkan berada dalam hubungan yang dipaksakan tanpa sebuah kenyamanan, hingga datangnya orang yang kita nantikan. Mungkin kalimat sebelumnya terkesan sedikit egois, namun itu lebih baik agar tidak banyak hati yang tersakiti hingga pada akhirnya kita merasa yakin pada pilihan yang tepat.

Selain memikirkan jodoh, banyak hal yang harus kita pikirkan yaitu salah satunya adalah bagaimana membahagiakan kedua orang tua kita akan prestasi yang kita raih, menurunkan ego sebisa mungkin dan memperhatikan mereka dalam setiap langkah kita, dan selalu membuat mereka tersenyum dengan perubahan-perubahan yang kita buat dalam hidup.

Selain itu, hidupmu pun harus berguna bagi banyak orang di sekelilingmu, bukalah seluas-luasnya jaringan pertemanan dan terus jaga hubunganmu dengan teman-temanmu. Dengan begitu, kita mampu melihat dunia dari sudut pandang lain, bertemu dengan jutaan orang baru. Tidak sayangkah waktumu hanya digunakan untuk memikirkan mengenai sesuatu yang sudah diatur oleh Tuhan, walaupun sebenarnya kita pun harus berusaha.

Dengan memperluas pergaulan ataupun sembari kita mencapai cita-cita, pangeran itu akan datang menghampirimu. Tak perlu gundah gulana, lakukan saja keinginanmu, lakukan saja yang ingin kau capai, lakukan saja hal yang belum pernah kau lakukan selagi kau sendiri! Sambil berdoa pada Tuhan dipertemukan pada saat yang tepat.

Advertisement

Pada masa penantian tersebut, kau bisa gunakan waktumu untuk mengetahui belahan dunia bagian lain yang belum pernah kau liat. Kau dapat merasakan indahnya ciptaan Tuhan, sambil membuka wawasanmu tentang hidup agar dapat lebih bijak menyikapi berbagai hal. Hingga pada akhirnya kau puas akan dirimu sendiri, dan sudah cukup dengan pencapaianmu selama ini.

Membina sebuah hubungan serius itu perlu perencanaan yang matang dari segi materi maupun mental. Walaupun Tuhan telah mengatur rezeki bagi siapa saja yang mengikuti sunnahnya tersebut. Tapi, alangkah baiknya kau sebagai wanita pun ikut mempersiapkan hal tersebut, karena walaupun nanti punya sandaran hidup, kau harus tetap mandiri minimal mampu membeli apa yang kau inginkan dari hasil jerih payahmu. Bukan berarti kita sebagai pihak wanita berperan besar dalam hal pendanaan rumah tangga nantinya, namun minimal kita mampu mengantisipasi hal-hal buruk terjadi (semisal usaha pasangan yang mengalami penurunan). Sekali lagi, lakukan apa yang membuatmu bahagia, lakukan apa yang kau minati dan jangan sia-siakan waktumu!