Tuhan menciptakan setiap hal di dunia ini dengan suatu tujuan. Ada banyak hal yang sebenarnya bisa dipelajari dari setiap benda dan makhluk hidup yang ada di dunia ini, bahkan mungkin ada di sekeliling kita. Salah satunya adalah grafit yang ada dalam pensil dan berlian. Grafit merupakan bahan dasar dari pensil. Benda hitam yang biasanya ditaruh ditengah-tengah pensil dan yang membuat pensil tdapat digunakan untuk menulis itulah yang disebut dengan grafit. Grafit cenderung lunak dan mudah patah. Senyawa yang terkandung dalam grafit adalah karbon. Senyawa tersebut sebenarnya merupakan senyawa yang sama dengan yang terkandung dalam berlian.

Berlian merupakan jenis batu yang indah dan sangat berharga. Harganya juga cenderung mahal dan orang-orang rela mengeluarkan banyak uang untuk mempunyai batu tersebut. Walaupun mempunyai senyawa yang sama dengan grafit, tetapi berlian mempunyai bentuk dan kekerasan yang berbeda dengan grafit. Berlian lebih keras dibandingkan dengan grafit. Berbeda dengan grafit, berlian juga tidak mudah rusak atau patah. Berlian dikenal sebagai batu yang sangat keras. Berlian juga lebih bening dibandingkan dengan grafit.

Berlian sebenarnya berasal dari karbon dioksida. Karbon dioksida memerlukan suatu proses yang kompleks dan panjang, bahkan mungkin cenderung menyakitkan. Sebelum berlian menjadi batu yang berharga, karbon dioksida harus dikubur dengan kedalaman tertentu terlebih dahulu, lalu dibakar dengan temperatur yang sangat panas, diberikan tekanan, dan mengalami proses pendinginan. Proses tersebut juga memerlukan waktu yang lama. Para ahli memperkirakan bahwa berlian secara alami terbentuk di bumi beberapa miliar tahun yang lalu. Setiap proses yang dilewati memperlihatkan usaha dan pengorbanan yang harus dilakukan oleh karbon dioksida untuk menjadi berlian. Beberapa ahli mengatakan bahwa grafit atau senyawa karbon murni yang ingin menjadi berlian harus melalui proses yang sama.

Jika dibandingkan dengan berlian, grafit mempunyai nilai jual yang cenderung lebih rendah. Akan tetapi, hal tersebut tidak menunjukkan bahwa grafit tidak berharga sama sekali. Setiap senyawa atau batu mempunyai keunikan dan kegunaannya masing-masing. Walaupun seseorang mempunyai banyak berlian, tetapi seseorang tetap memerlukan grafit jika ingin menulis atau membuat pensil. Berlian tidak dapat digunakan untuk menulis.

Kisah grafit dan berlian tersebut memperlihatkan bahwa setiap proses atau tantangan yang dialami oleh seseorang, serta cara dan sikap seseorang menghadapi tantangan tersebut dapat menentukan masa depan dan pribadi orang tersebut. Setiap orang biasanya mempunyai dua pilihan dalam menghadapi setiap tantangan yang terjadi, yaitu fight (melawan) atau flight (lari). Pilihan yang dipilih seseorang untuk menghadapi tantangan tersebut dapat mempengaruhi orang itu sendiri.

Advertisement

Jika seseorang ingin menjadi berlian, ia harus menghadapi dan melewati setiap proses khusus yang mungkin memang tidak mudah dan membutuhkan banyak kesabaran. Seseorang dapat memilih lari dari proses tersebut, tetapi dengan memilih lari berarti juga menghambat orang tersebut untuk menjadi berlian. Jika seseorang ingin menjadi grafit, maka orang tersebut juga harus menghadapi dan melewati proses menjadi grafit dengan baik. Ia memang tidak perlu mengalami atau melewati proses untuk menjadi berlian, tetapi tetap perlu melewati proses untuk menjadi grafit. Hal tersebut memperlihatkan bahwa proses atau tantangan pasti dihadapi oleh setiap orang. Akan tetapi, proses dan tantangan yang dialami berbeda-beda tergantung dari tujuan hidup orang tersebut, ingin menjadi berlian atau grafit? Selain itu, sikap seseorang juga dapat mempengaruhi hasil akhirnya, ingin melawan atau lari? Jadi, apa pilihanmu?