Ingat, masa depan itu di depan bukan di samping.

Cita-cita itu adanya di depan bukan di samping.

Yang anda lakukan sekarang adalah untuk masa depan bukan untuk masa lalu.

Kendaraan saja melajunya ke depan agar sampai di tujuannya, bukan ke samping.

Namun sayangnya, banyak di antara kita terlalu sering melihat ke samping. Sehingga kita buta ketika melihat ke depan.

Advertisement

Namun sayangnya banyak di antara kita terlalu sering mendengarkan kata-kata dari samping, sehingga kita tidak mendengar ketika ada pencerahan untuk memperbaiki masa depan.

Namun sayangnya terlalu banyak di antara kita yang terlalu memikirkan apa yang ada di samping sehingga kita lupa memikirkan apa saja yang menjadi tujan kita sebelumnya.

Ingat. Yang di samping itu sangat banyak yang ingin menghentikan langkahmu agar kamu menyerah dan gagal, walaupun ada yang berharap kamu berhasil meraih masa depanmu, namun jumlah mereka tidak banyak.

Seandainya hari ini kamu ikut lomba lari, kira-kira banyak yang berharap kamu menang atau banyak yang menginginkan kamu jatuh dan terluka?

Perlu kita ketahui bahwa yang banyak terkenang dan menjadi cerita indah itu adalah proses yang dilewati bukan hasil yang dicapai.

Dan yang di samping, yang berharap kamu gagal itu adalah salah satu proses yang harus kamu lewati, dan pembalasan yang paling baik untuk mereka adalah dengan membuktikan bahwa kamu bisa berhasil untuk mengejar mimpi-mimpi dan masa depanmu.