Hei kamu, yah kamu yang saat ini sedang berdiri tepat disampingku, Jangan banyak menoleh ya hanya lihat aku disini. aku sedang bediri tepat disampingmu ingin mengenggam tanganmu dan berjalan beriringan bersamamu menuju rumah.

Aku mau ngucapin terima kasih ya, terima kasih karna menyempatkan kembali waktumu menemuiku setelah 2 tahun silam, kita yang tak sempat menjadi KITA saat it, seperti halnya yang kulakukan kemrin, aku masih disini dengan rasa yang sama dan kamu akhirnya kembali dengan perasaan yg masih sama pula sewaktu meninggalkanku. Tak menyangka takdir tuhan memang jadi yang terbaik untuk kita, semoga keajaibannya tak hanya sampai disini tapi juga selamanya, karna aku mau jadi yang terkhir untuk kamu dan kamu jadi yang terakhir untuk aku. Gimana setuju ngak? Semoga saja kamu setuju, aku berharap.

Kamu tahu aku sudah begiu lelah dengan drama2 yang ada jadi tolong kita jangan lagi memainkan drama apapun ya, karakterku sebagai seorang wanita yang lemah dengan perasaan akan slalu membuatku merasa tersakiti setiap saat karna persaan yang lemah itu aku sering kali menangis tak terduga, air mata yang kerap kali jatuh kala mengingat sebuah luka, Karna itulah aku tak lagi ingin memainkan peran itu lagi.. kecuali peran saat aku menjadi ratu dalam rumah kita, maka peran n bakatku akan kutingkatkan untuk kamu juga anak2 kita nanti, Jadi tolong kuminta padamu “keep it my heart

Bisakah kita menghabiskan banyak waktu untuk bersama? Aku ingin bercerita banyak hal padamu, semua tentang kita, tentang masa depan kita, tentang keluarga kita.

Bersyukur karna setelah melalui banyak luka hati, aku memutuskan menjadikanmu akhir dr perjalannku, semoga tuhan merestui ya, amiin

Advertisement

Keputusanku menjadikanmu yang terkhir untukku semoga menjadi keputusan yang paling benar untuk kedepannya, keputuskan ini tidak hanya menjadi keinginnku , juga menjadi keinginn orang tuaku. Mereka yang memiliki mimpi melihatku berbahagia, melihatku membangun rumah tangga, dan aku juga sudah bertekad akan mewujudkan mimpinya segera karna aku tidak akan berbahgia dengan sapapun tanpa mereka.

Semoga kamu memhami inginku, aku hanya tidak ingin kamu menoleh kearah manapun selain melihat kedepan bersamaku, apalagi jika kamu harus menoleh kebelkang, tolong jangan lakukan itu.. baik didepanku atau dblkangku karna itu menyakitiku.

Karna aku sndiripun tidak sdktpun lagi ingin menoleh keblkang pdhal aku tahu persis dibelkang kita saat ini aku masih ada dia (masa lalu) yang siap menunggu. Namun aku berlalukan dia bersama kebhgiaan yg kukrm kpda sang pencipta untuknya, smga sj sampai, aamiin.

Jadi kumohon kita slaing menjaga, aku tak ingin kita sma2 membiarkan mereka masuk lalu kemudian merobohkan pondasi masa depan kita. Jadi tegaklah dan mari saling berpegang tangan, saling menguatkan karna mungkin saja didepan sana saat menuju rumah kita akan ada begitu banyak hambtan, kita hanya perlu meniapkan diri untukmenghadapi segalanya bersama, karna berdua segala yg menjadi berat akan terasa ringan. 🙂