Jika kelak kau memutuskan untuk mengakhiri hubungan kita, aku tak sanggup untuk menerimanya. Mana bisa aku melihat seseorang yang kucintai bermesraan dengan selain diriku?? Jika yang ada di pikiranmu sekarang ini untuk mengakhiri semuanya, sungguh tiada hati.

Teruntuk orang yang kucintai, kusayangi, apakah kau sudah bosan denganku? Lantas kau menjauhiku seperti ini? Inikah caramu ingin mengakhiri hubungan kita? Tiada perdebatan memang, tapi caramu seperti ini seperti halnya seorang pembunuh berencana, lebih sakit !!

Diam, diam, dan diam tanpa kutahu apa kesalahanku terhadapmu. Cuek, terus-terusan kau cuek terhadapku, di lubuk hatimu yang paling dalam, apakah sudah tiada lagi namaku? Di pikiranmu, apakah tiada sedikit terlintas aku?

Sayang, bicaralah denganku , hubungilah aku jika memang ada yang harus dibicarakan. Biar semuanya jelas. Akupun sudah sabar sesabar-sabarnya dengan semua ini. Entah sampai kapan rasa sabarku ini akan abis, yang pasti perlakuanmu hingga beberapa kalipun rasanya aku masih sanggup untuk bersabar.

Sayang, apakah kau tak ingin mempertahankan hubungan kita? Apakah jalan satu-satunya harus diakhiri?