Kamu, kumohon berhentilah bertanya ini itu. Bukan Tak mau, aku hanya merasa belum mampu. Biarkan aku mengambil waktu untuk mencerdaskan diri dan hati. Menjadi wanita yang matang untuk masa depanmu nanti. Menjadi ibu yang bukan hanya mampu melahirkan anak, tapi menciptakan generasi yang kelak membuat hari tua kita dipenuhi dengan rasa bangga. Bukankah anak yang hebat dilahirkan oleh wanita cerdas? Maka dari itu kumohon bersabarlah. Bila sudah yakin, ku pastikan padamu aku akan berdiri dibarisan paling depan untuk memasuki perjalanan hidupmu. Nanti.

Karena sejatinya pernikahan kelak bukan hanya tentang kita 'kamu dan aku', melainkan tentang sebuah keluarga, dan meneruskan apa yang sudah dibina kedua orang tua kita sebelumnya. Ijinkan aku mempersiapkan diri menjadi istri yang selalu bisa jadi tempatmu pulang dan menumpahkan cerita tentang apa yang terjadi diluar sana. Menjadi sosok yang selalu bisa menenangkan hatimu. Menjadi wanita yang cakap mengambil alih semua tugas ibumu.

Jangan terburu-buru agar kelak sesal tak pernah kita temui karena sudah saling memilih. Beri aku waktu, mungkin akan agak sedikit lama. Karena aku ingin jadi sebaik-baiknya ibu bagi anak kita. Karena aku yakin, bila yang kamu tawarkan bagiku itu cinta yang sebenar-benarnya, bukankah dia tak akan mudah sirna begitu saja? Jadi bersabarlah, yang memang ditakdirkan bersatu pada akhirnya akan menemukan jalan untuk saling mengikat tanpa pernah berniat melepaskan.

Jangan tanya tentang cinta, aku tak akan mungkin berlari sejauh ini, kalau bukan untuk nama yang sudah begitu melekat dihati. Jangan ragu, aku sungguh mencintaimu. Jangan bimbang, untukmu walaupun sulit aku akan berjuang. Karena denganmu, aku tak ingin gagal lagi.

Ada jutaan doa kulantunkan bagi kita saat aku berlutut dihadapan sang pencipta. Kamu, bila ditulis dalam kata demi kata maka mungkin aku adalah penulis terbaik didunia. Atau jangan-jangan Tuhan saja akan tersenyum kecil saat wanita yang sangat kaku ini mampu mengungkapkan jutaan puisi terindah tentang betapa aku telah jatuh dalam cinta saat waktu mempertemukanku dengan kamu.

Advertisement

Jadi kumohon jangan ragu dan tetaplah menunggu. Tak ada orang lain, aku hanya ingin kamu. Seperti anak kecil yang mempersiapkan kado terindah bagi orang tuanya. begitulah aku yang ingin memberi yang terbaik bagimu dari setiap apa yang aku punya. Kelak, bila waktunya sudah tiba, aku bisa dengan bangga melingkarkan tanganku pada lenganmu. Dan menunjukan pada dunia. Akulah wanita terbaik dan terberuntung yang akan memenuhi buku hidupmu dengan pendampinganku. Karena itu kumohon padamu sayang, bersabarlah.