Siapa yang sudah melihat film Kuntilanak? Jika sudah pernah melihatnya, berarti sudah tidak asing lagi dengan lagu "Lingsir Wengi". Ya, lagu yang dirapalkan oleh Julie Estelle ini digunakan untuk memanggil Kuntilanak.

Lingsir Wengi merupakan salah satu syair lagu Jawa yang dipercaya memilik kekuatan magis saat dinyanyikan. Lagu ini mulai populer sebagai salah satu lagu pemanggil arwah saat ini lagu ini dijadikan backsound film itu. Namun tahukah kalian bahwa lagu ini tidaklah seseram yang dibayangkan!

Lagu ini awalnya diciptakan oleh Sunan Kalijaga dan dipakai setelah melakukan salat malam yang berfungsi untuk menolak bala atau mencegah perbuatan makhluk gaib yang ingin mengganggu. Selain itu, makna lagu tersebut menyiratkan sebuah doa kepada Tuhan. Sayangnya, beberapa dari kita salah mengartikan lagu ini menjadi pengundang mahkluk halus.

Masyarakat yang salah menempatkan lagu Lingsir Wengi ini sebagai lagu yang memiliki imej negatif, atau menyeramkan, melarang untuk menyanyikannya dalam waktu-waktu tertentu. Entah ini penafsiran dari mana hingga berkembang seperti sekarang.

Tapi yang jelas, semenjak lagu ini digunakan sebagai soundtrack film Kuntilanak, masyarakat yang tidak tahu menahu asal-usul lagu ini pun mulai memiliki pandangan yang berbeda terhadap lagu ini. Dari lagu yang semula esensinya adalah penolak bala, masyarakat justru menganggapnya lagu ini adalah pemanggil makhluk halus.

Advertisement

Lirik lagunya pun berbeda sehingga banyak yang salah kaprah mengartikan lagu Lingsir Wengi tersebut. Nah, bagi kamu yang mau tahu perbedaan lirik lagunya, yuk simak lirik berikut ini:

Lirik lagu Lingsir Wengi yang asli:

Lingsir Wengi

Lingsir wengi
Sepi durung biso nendro
Kagodho mring wewayang
Kang ngreridhu ati

Kawitane
Mung sembrono njur kulino
Ra ngiro yen bakal nuwuhke tresno

Nanging duh tibane aku dewe kang nemahi
Nandang bronto
Kadung loro
Sambat-sambat sopo

Rino wengi
Sing tak puji ojo lali
Janjine mugo biso tak ugemi

Arti dalam Bahasa Indonesia:

Menjelang Tengah Malam

saat menjelang tengah malam
sepi tidak bisa tidur
tergoda bayanganmu
di dalam hatiku

permulaanya
hanya bercanda kemudian terjadi
tidak mengira akan jadi cinta

kalau sudah saatnya akan terjadi pada diriku
menderita sakit cinta(jatuh cinta)
aku harus mengeluh kepada siapa

siang dan malam
yang saya cinta jangan lupakan ku
janjinya kuharap tak diingkari.

Lirik lagu dalam Film Kuntilanak:

Lingsir wengi sliramu tumeking sirno
Ojo tangi nggonmu guling
awas jo ngetoro
aku lagi bang wingo wingo
jin setan kang tak utusi
jin setan kang tak utusi
dadyo sebarang
Wojo lelayu sebet

Arti dalam Bahasa Indonesia:

Menjelang malam, dirimu (bayangmu) mulai sirna
Jangan terbangun dari tidurmu
Awas, jangan terlihat (memperlihatkan diri)
Aku sedang gelisah,
Jin setan ku perintahkan
Jadilah apapun juga,
Namun jangan membawa maut

***

Mitos lagu ini memang belum bisa dibuktikan kebenarannya, begitupula dengan mitos jika lagu ini sebagai rapalan pemanggil arwah. Yang pasti lagu ini merupakan satu dari sekian banyak kekayaan budaya yang wajib dipertahankan, harus dijaga dengan baik. Semua kembali kepada masing-masing orang untuk percaya ataupun tidak.