Masih tidak bisa melupakan masa lalu? Dia yang dulu kamu cinta masih terus terbayang di kepala? Ah… ini sih masalah biasa. Semua orang, tak terkecuali pernah memiliki masa lalu khususnya jatuh hati pada seseorang.

Melupakan itu tidak salah. Tapi kalian yang sedang atau telah mencobanya pasti mengeluh sulit atau tidak bisa. Ya iyalah, contohnya aja di sekolah, sejak kapan kalian disuruh melupakan rumus Fisika? Apa iya agama juga menyuruh kalian untuk melupakan Tuhan? Tentu bukan. Sejak dulu kita dididik dan dibiasakan untuk mengingat bukan melupakan. Jadi nggak heran kan kenapa kita lebih mudah mengingat daripada melupakan, karena memang kita tidak diajarkan caranya melupakan.

Nah, jadi pertanyaannya, gimana nih cara melupakan seseorang?

Oke, jujur aja aku juga tidak tahu. Tapi aku tahu pasti bagaimana caranya agar ingatan tentang dia tidak membuat kalian baper terlalu lama trus malah nggak berkembang.

Cukup dengan berdamai.

Advertisement

Jangan hindari dia.

Jangan memaksa hati untuk segera berpaling.

Biarkan perasaan itu sampai bosan sendiri.

Jangan memulai percakapan tentang perasaan bersama dia, apalagi cewek-cewek nih. Perasaan bagi cewek itu adalah hal yang sensitif. Jadi kalau ngomongin perasaan jangan ke dia, ke temenmu aja.

Dan mulai tanamkan dalam pikiranmu kalau dia itu hanya masa lalu, masa lalu yang hanya boleh di-‘save’ bukan di-‘undo’.

Kalau seandainya bisa, jangan pernah nyoba kontak sama dia. Stalk juga jangan. Sesekali boleh, tapi jangan keseringan, baper ntar.

Dan kalau bisa, kalian jangan biarkan kenangan masa lalu membuat kalian terlena. Pikirkan masa sekarang dan masa depanmu juga. Mulailah pikirkan tentang targetmu lima tahun ke depan. Semisal, lima tahun ke depan nanti aku udah harus lulus S2, atau lima tahun ke depan lagi aku udah harus bisa menghasilkan uang sendiri. Poin ini penting, jangan salah. Bagaimana pun tolong pikirkan masa depan diri kalian sendiri. Jangan biarkan ‘dia’ terus mengganggu pikiranmu.

Dengan berpikir kalau kamu bisa menjadi apa yang kamu inginkan di masa depan, insyaallah bayang-bayang masa lalu enggak akan merusak pikiranmu lagi. Karena pikiranmu udah terlalu lelah untuk memikirkan langkah-langkah apa yang harus kalian lakukan untuk menyongsong masa depan. Dengan begitu kecil kemungkinan kalian akan memikirkan masa lalu lagi.

Berdamailah dengan perasaanmu tapi jangan lupakan orangnya.