Kamu pernah berpikir cinta adalah hal yang membuatmu menjadi bodoh? Apakah murni karena pemikiranmu? Atau karena sebuah alasan dari pengalaman yang pahit dari masa lalu?

Cinta memang bisa membuat dirimu menjadi bodoh, lebih tepatnya berpikir tanpa menggunakan "pikiran" tapi menggunakan perasaan. Mungkin sebagian orang mengatakan kalau hal ini cuma untuk beberapa orang yang memang bodoh, mereka salah, karena mereka tidak pernah mencintai dengan sepenuh hati.

Percaya teman, mencintai seseorang dengan sepenuh hati adalah hal yang benar-benar menakjubkan, kau bisa merasakan "serangan jantung" kecil saat bertatapan mata dengannya, atau kau bisa merasakan "insomnia" hanya karena teringat wajah indahnya.

Hal yang disayangkan dari perlakuan ini adalah di saat semuanya berakhir dan nyatanya, kita dikecewakan oleh orang yang justru kita cintai dan jadi penyemangat hidup kita. Sehingga kita benar benar terpuruk dan tertutup dengan mistis "cinta" tersebut.

Hal yang wajar jika kita tidak percaya lagi dengan ending bahagia atas suatu hubungan atau kita takut dengan orang baru yang mulai datang ke kehidupan kita hanya karena trauma dari si "lampau" yang belum terlupakan.

Advertisement

Satu hal yang pantas untuk dilakukan saat fase ini, lepaskan semua ketakutan itu dan terimalah orang yang akan membuatmu bahagia kembali. Tidak masalah jika hal yang serupa terulang kembali, itu akan menjadi pengalaman suka tangis kehidupanmu yang akan menghiasi hari-harimu sampai hari di mana semua akan terlihat bagaikan pelangi.

Jangan sembunyi lagi dan katakan dalam hatimu "Aku tidak akan menyakitimu dan aku siap kapanpun jika kau sakiti, aku siap untuk bahagia kembali". Dalam setiap peristiwa kau akan menjadi semakin bijak dan semakin jeli apa yang harus kau lakukan dan yang harus kau lakukan pertama kali adalah hapus rasa takutmu dan tersenyum untuk orang baru itu. Biarkan dirimu jatuh cinta kembali dan tentukan siapa yang menjadi pasangan seumur hidupmu.