Jangan terlalu.
Jangan terlalu mencintai, karena benci bisa merobek tak kenal waktu.
Merubuhkan bangunan yang mati – matian dibangun dengan kepercayaan.
Kemudian menyisakan pedih, melumpuhkan logika.

Jangan terlalu.
Jangan terlalu membenci, karena cinta mampu menyapa siapa saja, mungkin saja ia menyapa apa – apa yang kamu benci.
Rupanya cinta dan benci hanya berbatasan kulit.
Mudah berbolak – balik.

Jangan terlalu.
Jangan terlalu merindu, karena rindu adalah candu.
Terkadang menggebu, lalu di lain waktu hambar.
Tunduk pada emosi hati.

Jangan terlalu.
Jangan terlalu cemburu, karena dunia tak sesempit kamu, dia, dan kalian.
Banyak cita yang menanti untuk di lunasi.
Juga cinta yang berharap selalu dilindungi.

Jangan terlalu. Terlalu mencintai, juga membenci, apalagi merindu dan cemburu. Berikan jeda untuk bernafas, memberi ruang pada lekuk – lekuk kebaikan masuk dalam kehidupan.