JANGKRIK KESIANGAN

Setelah jam 12 malam aku baru selesai melaksanakan tugas tugasku. Malam ini pun sama. Di tengah malam gelap gulita, aku menuju ruang terakhirku di tempat kerja. Ada yang berbeda di tempat ini. Entah mengapa, saat aku memasuki ruangan ber-AC dengan suhu 16 derajat,justru membuatku berkeringat. Ada aroma yang tak sedap, dengan nuansa yang membuat imajinasi kita keluar dari zona nyata.

“Aaah,sudahlah. Kenapa harus merasa teraniaya?,sedangkan aku yakin dan percaya bahwa aku lebih darinya”, gumamku dalam hati.

Aku abaikan saja itu semua. Aku biarkan seakan tidak terjadi apa-apa. Pergi berlalu, walaupun realitanya disana.

"Greng, greng.. greng…" suara deru motor yang biasa aku pakai. Aneh, kenapa motorku terasa begitu berat. Bahkan, ketika gasnya udah aku tarik, tetap saja tak mau berjalan.

Advertisement

“Ya Tuhan, ada apa ini?“ bertanya tanya dalam hati. Lalu dengan rasa takut yang muncul semakin besar, aku memberanikan diri menoleh kebalakang. Tercengan sejenak, terbawa suasana di dalam ruangan tadi. Alhamdulillah, gak ada apa apa. Kemudian, aku matikan, dan aku hidupkan motor ku kembali. Aku tekan, rem kanan kiri …

“Alhamdulillah akhirnya aku bisa pulang..“ , gumamku.

Berbaring di kamar, masih dengan rasa penasaran yang begitu mendalam dengan apa yang terjadi sebelumnya.

“Siapa dia,kenapa dia tersenyum saat aku meliriknya?“

“Apakah dia?“

Kacau pikiranku di buatnya. Membayangkan sosok yang mampu membuat jantungku bergerak acak tak beraturan.

Aku coba menenangkan diri dengan mengambil smartphone disaku celanaku.

“Ya Tuhan.." , aku kaget bukan kepalang. Saat aku melihat layar kaca smartphone kesayanganku. Ternyata, sudah ada ribuan notifikasi obrolan di group yang hanya di huni oleh segelintir manusia Indonesia, dan waktupun menunjukkan jam tiga dini hari.

Menghela nafas,menenangkan diri dari keterkejutan untuk yang kedua kalinya. Lalu aku mainkan lagu-lagu sebagai teman tidur untuk mengalihkan perhatianku pada sosok itu. Aku mainkan lagu,berharap aku bisa tidur terlelap terbawa alunan lagu-lagu yang mendayu dayu. Tak lupa aku selalu memasang alarm untuk membangunkanku sholat subuh.

Terlelap, masih dengan sejuta Tanya pada sosok itu !

Krik…krik…krik…

Suara ini mengagetkanku. Aku terbangun,membuka mata perlahan di siang hari yang mencekam.

"Aaaaaaaa…" , aku berteriak kencang. Aku terlambat berangkat kerja, hanya gara gara si jangkrik kesiangan membangunkanku.