Pernahkah kalian merasakan jantung berdetak kencang?

Pernahkah kalian merasakan wajah bersemu merah? Atau pernahkah kalian merasakan lidah kelu dan salah tingkah?

Aku pernah saat pertama kali melihat senyum itu, saat pertama kali menatap wajah itu, saat pertama kali berkenalaan dengan dia.

Sulit untuk di ungkapkan lewat kata, perasaan ini.

Apa ini yang disebut dengan Cinta?

Advertisement

Rasanya terlalu dini untuk menyebut kata ini dengan Cinta, bahkan arti Cinta sendiripun tak ada yang pernah tahu. semua memberikan definisi masing-masing atas nama perasaan, tak terkecuali aku.

Mungkin Cinta bagiku, cukup melihatmu Bahagia, cukup melihat engkau baik-baik saja, cukup melihat senyum dan kebaikanmu tanpa perlu aku menjamahmu, bersanding denganmu, atau bahkan memilikimu.

Bukan karena aku tak menginginkan itu, bukan karena aku tak mengharapakan hal itu, tapi sekali lagi aku tersadar, memilikimu ibarat pungguk merindukan bulan, sulit untuk aku gapai, ini dunia nyata bukan seperti sinetron atau film yang pemeran utamanya bisa mendapatkan pangeran tampan seperti dongeng.

Ini dunia nyata dimana aku hanya bisa diam, menatapmu dari kejauhan melihat engkau baik-baik saja, melihat engkau tersenyum bahagia dengan yang lainnya. tak mungkin aku merebutmu, bukan tapi mustahi bagiku merebutmu dari orang lain yang sudah hadir dihidupmu.

Mungkin lebih baik seperti ini, hanya namamu yang aku tahu, hanya menatap dari kejauhanmu yang aku tahu, hanya mencintamu lewat rentetan do'a yang aku tahu, karena sekali lagi, aku hanya sanggup untuk diam, diam dalam do'a menantimu, menyebutmu di sepertiga malam.

Mungkin, tak ada yang tak mungkin, meski ini bukan sebuah dongeng tentang putri ataupun film karya sutradara dunia. tapi mungkin, Allah akan mendengar do'a senyapku, dan mungkin saja kau adalah pemilik rusukku. mungkin kita bisa bersama kelak

TAK ada yang tak mungkin, meski harapan ini secara matematika hanya 0.0001%, ah biarkan takdir berjalan pada koridornya, jodoh itu sudah pasti kan, jadi untuk sekarang. Aku jatuh cinta, tapi cukup bagiku melihat engkau bahagia dan mencintaimu lewat DO'A.