Bagi kamu yang sudah berusia cukup untuk menikah, seringkali ketika ada acara keluarga, ketika semua keluarga berkumpul ada saja pertanyaan horor yang terlontar.

Kalau untuk anak kuliah mungkin pertanyaannya.. Kapan lulus? Kapan wisuda?

Kalau untuk yang belum bekerja, kapan kerja? kerja dimana?

Tapi bagi kamu yang sudah melewati masa itu akan ada pertanyaan horor lanjutan yaitu, "Kapan Nikah?". Heeemm horor banget sih ini, lebih horor dari hantu mungkin yaa.

Bagi sebagian orang akan sulit menjawab pertanyaan tersebut entah karena malu atau bagaimana, tetapi bagi sebagian orang lagi akan menjawabnya dengan sangat santai dan bahkan menjadi bahan lawakan.Ya memang, pertanyaan mengenai kapan menikah pasti akan menjadi hal yang menyeramkan terutama jika kamu belum memiliki pasangan. Bagi mereka yang sudah mempunyai pasangan tentunya akan menjawab dengan jawaban "nanti tunggu aja", "belum nunggu tanggal yang pas", "lagi nabung dulu". Nah lalu bagaimana jawaban yang tepat bagi mereka yang belum memiliki pasangan?.

Advertisement

Bagi kamu yang belum memiliki pasangan kamu harus memposisikan diri kamu kuat, tegar dan pastinya harus bisa menerima kenyataan kalau kamu memang belum memiliki pasangan. Jika pertanyaan kapan nikah terlontar dari salah satu keluargamu kamu bisa menjawabnya dengan "Iya bude, belum ada jodohnya nih bude cariin dong bude", atau "nanti pakde kalo sudah ketemu yang pas", "iya tante doain aja secepatnya lagi nabung sama nunggu pasangan dulu". Mungkin salah satu dari jawaban tersebut dapat membantumu menjawab pertanyaan horor tersebut. Atau mungkin jika kamu punya jawaban lain yang justru malah membuat gelak tawa kenapa tidak?.

Jangan mempunyai pikiran bahwa pertanyaan kapan nikah akan membuatmu menjadi tambah stress, kamu bisa saja merubah situasi tersebut menjadi renyah dengan membuat orang lain tertawa akan jawabanmu. Jangan pula juga menjadikan pertanyaan tersebut menjadi pecut untukmu sehingga kamu buru-buru menikah dengan pasangan yang tidak sesuai. Pertanyaan tersebut boleh kamu jadikan pecut agar peristiwa tersebut segera terlaksana, tapi tentunya dengan segala pemikiran yang matang, dan jangan mencari jodoh yang asal-asal.

Kamu memang harus segera menemukan jodohmu tentunya dengan berbagai pertimbangan terutama dari kriterianya. Jangan terlalu tinggi dalam membuat kriteria pasangan terlebih jika usiamu sudah usia rawan. Jika usiamu sudah usia rawan janganlah bermain-main lagi dalam hal cinta, buatlah yang serius dan juga kurangi mainmu perluas koneksi untuk menemukan pasangan yang tepat untukmu. Jangan pula menjadi orang yang tertutup, perbaiki penampilanmu, dekatkan dirimu kepada sang pencipta mohon agar segera diberikan jodoh, mudah-mudahan jodohmu akan segera menghampirimu.