Jodoh memang selalu menjadi satu hal sering membuat kita bertanya-tanya. Siapa ya jodohku? Orang seperti apa dia ya? Kalimat-kalimat seperti itu memang sering mampir di kepala kita. Karena memang jodoh seperti misteri. Bahkan kita yang pacaran bertahun-tahun saja belum tentu berjodoh dengan kekasihnya. Apalagi yang masih jomblo, pasti dibully mulu sama teman-temannya.

Sejatinya kita memang harus percaya bahwa Tuhan sudah membagi jodoh kita dengan akurat dan pasti datang disaat yang tepat. Kita nggak perlu risau dan gelisah karena teman-teman sudah menemukan jodohnya masing-masing. Jika memang jodoh belum datang, mungkin Tuhan sedang memberikan kita banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang perlu dilakukan, serta berbenah diri.

Atau bisa saja, Tuhan sedang memberikan kita waktu untuk menyembuhlan hati yang cedera serius. Tidak masalah, toh kita harus ingat bahwa pernikahan bukanlah perlombaan. Tidak ada istilah telat menikah, yang ada sih telat masuk kantor atau telat datang bulan, eh. Ada yang baru lulus SMA sudah menikah, ada juga yang udah berumur seperempat lebih tetapi belum menikah, itu semua bukan masalah. Mau sekeras apapun usaha kita jika memang Tuhan belum berkehendak kita bisa apa coba?

Kita hanya perlu bersabar, bersabar menunggu waktu disaat si jodoh datang. Bersabar untuk terus memperbaiki diri. Ketika kita belajar untuk memperbaiki diri, maka jodoh kita pun pasti melakukan hal yang sama. Itu yang disebut memantaskan diri.

Nggak masalah dibilang perawan tua kok, daripada masih muda tapi nggak perawan, nah lho! Sejatinya kita hidup nggak perlu pusing dengan apa yang orang lain pikirkan tentang kita. Lagipula mereka juga bukan Tuhan yang bisa menentukan kedatangan si jodoh.

Advertisement

Jodoh ini memang abstrak sih, sama kayak cinta. Kalau saja kita tau berapa nomor hp jodoh kita atau minimal kita tau instagram jodoh kita tentu saja kita bisa stalking, atau paling nggak kita message biar segera datang. Karena kita udah pingin nikah. Sayangnya itu nggak mungkin dilakukan kerena memang kita nggak tau siapa jodoh kita.

Jodoh memang menjadi bagian dari takdir manusia yang sudah Tuhan tetapkan. Kita boleh berharap yang terbaik asal tidak lupa untuk tetap berusah menjadi seseorang yang layak diperjuangkan. Yang pasti, si jodoh sedang dalam perjalanan. Dia pasti datang.

Selamat menunggu!