Seandainya kamu tau? Melepaskan yang sudah hampir tergenggam begitu sakit rasanya

Mengakhiri yang sudah kita jalani dengan hati itu tidak mudah melakukannya

Saat ini saya harus berhenti ditengah jalan yang saya sudah lewati jauh – jauh dan hampir sampai

Kamu adalah tujuan, tempat arah yang pasti, sedangkan saya hanya persimpangan, tempat kamu sementara berhenti sebelum melanjutkan perjalanan

Haruskah saya jelaskan kacaunya hati yang sudah berhasil disentuh lalu dilepaskan?

Advertisement

Pedulikah kamu tentang pedih ini?

Saya akan selalu menjawab dengan jujur dan sepenuh hati. Tapi kamu tidak pernah bertanya

Kamu racik kopi yang semula pahit dengan gula yang kamu punya, disaat saya mulai merasa semua terasa manis, sampai akhirnya saya lupa bahwa kopi kamu yang sudah merusak kesehatan saya, yang semakin lama semakin bisa mematikan saya, namun terlambat,… tentang kopi itu terlanjur menjadi candu, membuat saya kacau jika berhenti atau tidak meminumnya.

Satu,dua, ratusan lembar kenangan yang kamu tulis, sampai menjadi buku dihati yang saya punya, bodohkah sekarang? Kamu merobek selembar saja akan melukai saya, sedangkan sekarang kamu ingin menggunting semuanya

yang lebih perih karena kehilangan yang lebih kecewa karena ditinggalkan yang lebih sakit karena dikhianati yaitu mencintai seseorang yang salah

Kamu adalah cinta, tidak perlu salah atau benar, karna mencintai tanpa alasan, tapi melepaskan seseorang selalu penuh alasan

T.O.V