Waktu tidak akan pernah mundur kembali sesuai dengan kemauan kita, ia akan terus berputar maju sebagai penunjuk suatu keadaan. Mungkin aku yang memang tidak sekuat kenyataannya, ya kenangan itu masih terekam jelas ditumpukan lapisan dalam otakku sampai detik ini.

Aku yang terlalu bersemangat dan berbahagia dengan cerita itu, kini aku juga yang harus belajar bersemangat dan berbahagia setelah cerita itu usai.

Kuakui aku telah berusaha berdamai dengan semua keadaan yang ada, yang kamu tidak pernah tahu akan hal itu, aku juga melakukan semua kegiatan positif yang benar-benar kulakukan untuk merefresh otakku dan menghilangkan kamu dari pikiran yang ada didalam lapisan otakku yang paling dalam…

Tapi mengapa, hatiku tidak dapat berdamai dengan otakku?

Hatiku selalu saja memanggilmu seakan-akan ia tahu apa yang harus ia lakukan, kuakui aku ternyata tidak sekuat kenyataannya, perlu waktu yang benar-benar lama untuk melupakanmu.

Advertisement

Kala rindu itu datang mengusikku, yang bisa kulakuan hanyalah melipat kedua tanganku kepada-Nya dan menyampaikan semua perasaan ini kepada-Nya. karena kutahu bahwa masih ada Pencipta yang menciptakanmu dan mungkin ini juga salah satu cara-Nya untuk jauh lebih dekat kepada-Nya, daripada dekat kepadamu.

Aku tidak pernah menyalahkanmu untuk datang dan pergi kedalam hatiku, aku yang tidak mengerti bahwa akan ada akhir dari sebuah cerita itu.