Awalnya aku tak pernah percaya pada perkataan kekasihku bahwa dia ingin mencari kekasih lagi, aku pikir itu hanya gurauan dan candaan dia saja untuk memancing rasa kecemburuanku . Tapi semakin hari semakin kudapat bukti-bukti bahwa ternyata ucapan yang dikatakan kekasihku itu benar adanya… iseng pada awalnya , kucoba membuka aplikasi yang terpasang di ponsel kekasihku, dari satu aplikasi chatting sampai beberapa aplikasi lain, tak sekali aku menemukan bagaimana dia merayu para gadis-gadis itu, awalnya aku memilih untuk diam karena aku tak ingin bertengkar dengannya. Tapi ini hati, bukan besi yang kuat pada terpaan angin, hatiku bisa sakit juga, dengan segala kecemburuan yang bergejolak didalam hatiku. Aku mulai protes, aku mengatakan bahwa aku tak suka dengan sikapnya kepada para perempuan-perempuan lain selain aku. Dia mengatakan bahwa dia hanya mencoba mencari yang terbaik …

"Perempuan mana lagi ? "

Ah … rasanya pertanyaan itu sudah sering aku lontarkan kepadanya pria yang begitu kuhormati sebagai kekasihku. Aku tak tau kenapa kebiasaan kekasihku begitu sangat buruk, dia tak bisa hidup dengan satu wanita saja. Padahal dia itu benci sekali dengan sesuatu yang namanya perselingkuhan, tapi justru dia sendiri yang melakukan tindakan memalukan itu … Bukan aku membiarkannya begitu saja, protespun sudah sering aku lakukan, meminta keadilan padanya untuk lebih menghargaiku. Aku tak minta dia menghormatiku seperti aku menghormatinya, aku hanya minta dia mengerti posisiku dan siapa aku disisinya, tapi aku sadar aku terlalu bodoh, aku terlalu lemah menjadi seorang wanita. Kemarahanku, kekecewaanku, kesedihanku selalu hilang seketika bersama dengan pelukannya. Walau aku tau yang sebenarnya bahwa pelukannya hanyalah pelukan yang akan membunuhku pelan-pelan.

"Aku tak berselingkuh, hanya mencoba mencari yang terbaik "

Selalu berkata seperti itu setiap aku menemukan kata-kata mesramu untuk perempuan lain di ponselmu. Taukah kau betapa sakitnya hatiku melihat perlakuanmu yang seperti itu ? Posisikan dirimu sebagai diriku , pasti kau akan merasakan sakitnya hatiku . Terluka … hati siapa yang tak hancur ketika kekasih kita, orang yang kita cintai, orang yang kita sayangi, orang yang pernah mengatakan keseriusannya denganku, orang yang selalu menggambarkan rancangan masa depan yang indah denganku, kini meragukanku dan mengatakan bahwa dia ingin mencari yang terbaik , bukankah itu berarti secara tak langsung dia mengatakan bahwa aku bukan orang yang baik untuknya ?

Advertisement

"Aku hanya mencari teman sayang, tak ada salahnya kan jika aku menambah teman "

Apa harus dengan mengajak bertemu ? Apa harus dengan mengajak berkencan ? Dan apakah harus seorang perempuan ? Apa hubungan pertemananmu hanya dengan perempuan ? Alasanmu begitu sempurna hingga bibirku terasa kelu untuk membantah segala alasanmu … pintar sekali kau menyakitiku sayang … tapi aku bukan orang bodoh sayang yang bisa kau tipu dengan segala alasan-alasanmu itu …
Apakah kurang baktiku dan hormatku kepadamu sebagai seorang perempuan ? Aku tak menyalahkan dirimu dalam hal ini, aku memang bodoh, aku memang tolol, sudah berkali-kali aku menyadari bahwa kekasihku tak pernah tulus mencintaiku, sudah berkali-kali aku menemukan kenyataan bahwa kekasihku memang tak bisa mencintai satu wanita, tapi aku sendiri yang lebih memilih bertahan walau cucuran air mata setiap hari mengalir, walau hati terasa sakit seperti tertusuk beribu pisau, walau tubuh setiap hari melemas memikirkanmu.

Setidaknya aku selalu berusaha, berusaha memantaskan diriku untuk menjadi yang terbaik untukmu, untuk menjadi kebanggaanmu ketika suatu saat kita berhasil hidup bersama, berusaha menjadi istri dan ibu yang baik untuk anak-anakmu kelak, lalu apa jadinya usahaku kalau dari pihakmu saja tak pernah menghargai segala usahaku ?

"Kalau sudah ada rumah yang mampu melindungimu dari panas dan hujan, untuk apa kamu masih mencari rumah yang lain ? Kamu hanya perlu menguatkan fondasinya agar tak sampai patah, agar kuat hingga kita menua nanti. Bukan malah merusak fondasi dengan memilih rumah yang lebih bagus dari rumahmu sebelumnya."