Hai kamu apa kabar? Semoga kamu baik baik saja, dan melihat tulisan ini. Maaf aku hanyalah laki-laki yang tidak bisa menyampaikan perasaan ini kepadamu. Sejak pertama bertemu saat itu rasa ini biasa saja, namun seiring berjalannya waktu saat kita sering bertemu mulai ada perasaan di hati ini. Wajah cantik yang dihiasi senyum manis, bibir tipis dan kaca mata yang menghiasi parasmu, yang selalu aku lihat dalam koleksi foto di sosial media punya mu. Itulah aku yang hanya bisa melihat ciptaan tuhan yang maha sempurna walaupun hanya lewat teknologi ciptaan manusia-manusia hebat di dunia ini.

Hahaha. Tentunya ada satu alasan mengapa aku tidak bisa dengan mudah mengungkapkan cinta seperti kebanyakan pria di luar sana kepada pasangannya. Aku hanya pemuda biasa yang bermimpi bisa bersanding denganmu suatu saat nanti, dengan banyak kekurangan pada diriku saat ini, dengan masa depan yang tidak jelas. Apakah aku bisa dengan keadaan seperti ini mampu menghidupi dan menjamin kehidupanmu bersamaku? Karena kamu terlalu indah untuk di ajak hidup dalam keadaan susah seperti saat ini. Dan mungkin orang tua kamu tidak ingin melihat anak kesayangan mereka menderita.

"Karena cinta saja tidak cukup, beri aku sedikit waktu untuk berjuang"

Ya, memang betul "cinta saja tidak cukup" untuk dapat bertahan dalam keadaan situasi ekonomi yang sulit ini. Karena aku ingin nanti kau hanya sibuk mengurusi rumah tangga kita, tanpa harus susah payah mencari rupiah demi rupiah biar aku saja yang mencari kamu hanya tinggal mengaturnya saja untuk kebutuhan sehari-hari. Itu alasanku tidak berani mengucapkan perasaan cinta ini kepadamu. Karena aku ingin mengucapkan saat semua sudah tepat dan pastinya aku telah menjadi laki-laki yang jauh lebih baik dari saat ini.

Dan bila suatu saat nanti sang maha cinta memberikan sedikit kesempatan kepadaku untuk bisa mengungkapkan semua ini, tentunya aku sangat bahagia. Yaa itulah harapan dan doa dalam percakapan kepada Tuhanku. Memang sederhana bukan? Tapi memiliki arti dan harapan yang sangat besar.

Advertisement

Karena cinta saja tidak cukup.