Teruntuk Kau,
Malaikat Duniaku ..

Maafkan aku
Karena aku sering lupa
Lupa akan perjuangan mu
Lupa akan pengorbanan mu
Bahkan yang lebih parahnya lagi, aku sering lupa tentang keberadaan mu
Padahal kau tak lupa untuk selalu menanyakan keadaanku
Menanyakan masalah atau kegelisahan apa saja yang sedang aku hadapai
Kebahagian apa yang sedang aku resapi
Kau selalu ingin memastikan ku baik baik saja dan terlindungi
Namun berbanding terbalik dengan ku
Aku jarang menanyakan kondisi mu, keadaan mu dan resah mu
Aku terlalu egois dengan membelakangkan mu dengan kesibukan ku
Apapun keadaan mu kegelisahan mu
Kau tak pernah menampakkan nya saat ku hendak pulang ke rumah
Walau selama kau berdiam sendiri dirumah tak jarang air mata mu mengalir dari mata indahmu
Kau selalu berhasil menyembunyikan nya dari ku
Bahkan saat kau sakit seperti sekarang ini, jarang kau tuk mengeluh pada ku
Hanya sesekali menjelaskan apa saja yang telah dijelaskan dokter padamu, dan kembali menceritakannya padaku saat ku berada di rumah
Terima kasih tiada tara
Sebab kau mengajarkan ku untuk tidak protes dengan takdir
Mengajarkaku untuk tetap sabar dalam proses
Maafkan aku yang sering tak tahu diri ini
Jangan dulu Pergi Ma ..
Aku masih tak sanggup hidup sendiri
Aku masih ingin menuangkan Kebahagian Pada Mu
Tetaplah disisiku .. Sebagai saksi perjuangan ku .

Tuhan telah memberi mu pelindung yang luar biasa, yang sering kau tak anggap, dan sering kau kecewakan dia adalah IBU mu .