Tak perlu kalian merasa hebat dengan titel sarjana yang kalian sandang. Tak usah kalian merasa jumawa dengan segudang ilmu yang melekat di otak kalian. Tak Baiklah jika kalian mengabaikan keberadaan mereka yang tak berpendidikan. Dan tak elok jika kalian merasa bahwa apa yang kalian miliki berupa kekayaan, penddidikan tinggi dan semua yang melekat pada diri jika kalian menggantungkan hidup pada itu semua sehingga kalian lupa bahwa kehidupan yang ada ini adalah karena KuasaNYA.

Ungkapan ini bukan sebuah ujaran kebencian kepada kalian yang memiliki segalanya. Tulisan ini bukan sebuah bentuk kedengkian yang muncul dari dalam hati. Namun semua ini adalah bentuk keprihatinan diri terhadap mereka yang di takdirkan hidup dengan tak memiliki apa- apa namun sering kalian nista. Karena sejatinya kehidupan mereka semua yang tak sama dengan kalian harusnya mendapatkan penghargaan setinggi- tingginya seperti yang telah Tuhan ajarkan kepada kita untuk menghormati dan menghargai mereka yang tak memiliki apa- apa.

Bolehlah kalian merasa bangga terhadap pencapaian yang kalian punya. Pendidikan yang setinggi-tingginya,kekayaan yang bisa membuat kalian seperti hidup di surga,kemampuan diri yang kalian anggap sempurna serta orang – orang yang selalu mendukung kalian karena apa yang kalian punya. But ,don't forget to merasa lebih rendah hati dengan apapun yang kalian miliki dengan ilmu padi. Semakin berisi maka semakin merunduklah sang hati.

Ingatlah,pendidikan yang dimiliki harusnya semakin menjadikan kalian manusia yang berhati . Manusia yang membumi untuk mereka yang tak memiliki nasib sama dengan kalian yang bergelar serjana. Jangan pernah lupa,bahwa kekayaan yang kalian miliki itu sejatinya juga hak milik mereka yang tak empunya. Seperti yang telah Tuhan beritakan kepada kita melalui firmanNYA. Dan semua kehidupan yang melekat pada diri kalian seharusnya semakin mendekatkan diri kalian dengan mereka yang tak memiliki nasib yang sama. Bukannya menambah sekat dan batas tegas bahwa kalian adalah sosok yang istimewa.

So,rendahkanlah hati ,tanam diri ini sedalam dalamnya ke bumi agar ketika kita tinggi kita tetp menjadi manusia yang membumi dan selalu di cintai oleh Ilahi Robbi.

Advertisement

teruntuk hati yang sedang jauh dari Ilahi.