Seringnya Mengeluh, Syukurnya Kapan?

Sesering apa kamu bilang “Duh” , “ Wah” atau bilang bahwa Tuhan tak adil ? . Memang secara manusia saat dunia sedang tak berpihak pada kita seringkali kita anggap bahwa Tuhan sedang memalingka muka. Seringkali kita ingin menjadi orang lain yang kita pandang jalan hidupnya mulus tak ada kelok-kelok masalah. Hey! Tidak ada manusia yang tak punya masalah. Yang menjadi pembeda adalah cara kita menghadapi masalah itu. Tetaplah mengucap syukur dalam segala hal, meski saat duniamu sedang pahit-pahitnya.

Membandingkan masalahmu dengan masalah orang lain takkan pernah ada ujungnya.

Tuhan seringkali menguji kesetiaan umatNya lewat ujian yang sudah ditakarkan menurut kehendakNya. Masalah terberatmu belum tentu masalah terberat temanmu, dan masalah ringan temanmu belum tentu ringan saat masalh itu terjadi dalam hidupmu. Membandingkan hidup dan masalah kita pada orang lain tidak akan pernah ada ujungnya. Daripada membuang waktu, lebih baik gunakan waktu itu untuk mendekat pada sang pencipta. Percayalah pasti akan ada jalan terbuka.

Bahwa “Tuhan memberi masalah tidak akan melebihi kekuatan umatNya” bukanlah sebuah retorika

Advertisement

Sering mendengar kata “Tuhan memberi masalah tidak akan melebihi kekuatan umatNya” ? lalu apakah kamu percaya? . kalau belum percaya coba flashback lagi selama kamu hidup sudah berapa paket masalah yang kamu hadapi,lalu pikir lagi jika sampai saat ini kamu telah melewati semua itu, betapa luar biasa Tuhanmu dalam mengukir kehidupanmu.

Karena waktu Tuhan bukan waktu manusia, maka tekun dalam doa adalah kunci utama

Seringkali kita menanti jawaban Tuhan yang tidak kunjung datang, tak jarang kata-kata hujatan sering kita ucapkan. Pertanda kita adalah mahluk yang lemah , hanya Tuhan saja yang mampu memberi kekuatan. Ketika masalah datang, sebenarnya Tuhan hanya ingin meminta waktu kita untuk sebentar saja bersujud dan mengucap keluh kesah. Inilah waktu dimana Tuhan ingin memberi tahu bahwa kita harus percaya kepadaNya melebihi apapun di dunia. Sekaligus menguji apakah kita masih mencintaiNya. Maka bertekun dalam doa adalah kunci utama dari semua keluh kesah umat manusia. Tidak peduli dimana tempat dan kondisinya, doa tetaplah doa.

Ketika doa sudah terpanjat, usaha pun harus tetap mengiringinya

Doa memang dapat merubah keadaan, tapi usaha tetap yang Tuhan inginkan. Berusahalah semampu kita, berusaha beriring doa adalah satu kesatuan yang indah dihadapanNya.

Saat duniamu sedang pahit, masih banyak hal yang semestinya disyukuri

Banyak cara untuk membuat kita bisa mengucap syukur. Sedikit menengok diluar sedikit kebawah, banyak orang yang masih membutuhkan rumah, pekerjaan,sandang dan pangan, banyak pula yang kehilangan anggota badan , atau anak-anak kecil yang kurang pendidikan. Semestinya kita masih harus bersyukur masih diberi nikmat kehidupan walau tak seperti apa yang kita inginkan.

Ketika banyak hal-hal kecil yang masih bisa diisyukuri dalam hidup ini, maka keinginan untuk mengeluh sebenarnya tak harus kita ikuti. Ketika kita percaya bahwa jalan Tuhan tak terselami, lalu apa lagi yang kau takuti?