Kelabu, langitku memang kelabu, itu karena kau, orang yang ku cintai dan yang tak dapat ku miliki.

Hal yang mustahil jika aku harus mendampingimu, menjadi belahan hatimu, karena kau begitu sempurna untukku, melihat dari jauh adalah cara terbaik untukku menepiskan rasa rinduku.

Mungkin itu menyakitkan untukku, tapi pada kenyataannya kaau terlalu sempurna untukku, kau sangat bersahaja, baik hati dan sangat menarik bagi mereka (banyak wanita), dan begitupun aku juga.

Hanya bisa berkorban demimu, lelaki pilihan hati yang tak mungkin aku miliki, biarlah pengorbanan ini aku tanggung sendiri. Aku pergi dan menghilang bukan aku tak cinta, tapi karena rasa cinta ini yang sungguh membahana, sehingga berkorban perasaan pun aku rela.

Demimu, aku rela pergi menjauh, menghilang dari kehidupanmu

Advertisement

Kesempurnaanmu membuatku jatuh cinta, tapi kesadaran ini membuatku mengerti bahwa aku harus pergi meninggalkanmu, demi kebaikanmu, demi kebahagiaanmu….

Semua aku lakukan bukan karena keegoisan diri, bukan pula karena pasrah tak mau berusaha tuk lebih baik lagi, tapi karena ada wanita yang lebih lagi dariku, dari semua yang aku punyai, wanita yang akan menyejukkanmu, wanita yang akan membuatmu tersenyum selalu

Maaf aku mundur, bukan karena tak memiliki rasa, tapi karena dengannya, aku yakin kau akan lebih bahagia

“Bang, maaf aku mundur,” adek tak bisa lagi mempertahankan perasaan ini, semua sudah berakhir, semoga pengorbanan rasa ini membuatmu lebih bahagia, karena di luar sana ada seseorang yang lebih dariku segalanya.

Wanita yang solehah pantas untuk mendampingimu, dan aku?? Ahhh…. Aku mundur saja, aku tak pantas untukmu.

Dia layak untukmu, dia pantas menjadi pendampingmu, karena kau terlalu sempurna untukku.

Bang, bahagialah selalu dengannya, aku selalu berdoa untukmu, maafkan aku yang tak bisa menjadi yang terbaik untukmu.