Kamu adalah orang yang aku kenal, sudah lama menjadi penghuni hati

meski aku tau itu adalah sebuah kesalahan, aku mengharapmu kelak menjadi imam untuku

sebagai perempuan aku bisa apa selain menunggu dan berdoa untukmu

namun kini rasanya aku tau aku harus tetap disini menunggumu

atau pergi..

Advertisement

ah benar kalo ada yang berkata menunggu seseorang yang tidak menunggu kita itu seperti

menunggu kereta di halte bus

iya.. dia tidak kan pernah lewat sampai kapanpun

menunggu mu bertahun-tahun bukan hal yang mudah

aku tau pacaran bukanlah hal yang dibenarkan

maka aku selalu berdoa untukmu kelak menjadi laki-laki yang akan memimpin rumah tangga kita

Kini rasanya sudah cukup aku menunggumu

saatnya kini untuk melanjutkan hidup, karir, dan kebahagiaaan yang tertunda sejak aku terlalu fokus padamu

kini aku sadar akan hadirku, akan apa yang aku miliki, mungkin aku memang tidaklah pantas untuk berada disampingmu

tapi..

melupakanmu bukan berarti menghingkan namamu dalam setiap doaku

semoga kamu selalu bahagia

entah dengan siapapun yang ada disampingmu kelak 🙂