Sama seperti kehidupan, hubungan persahabatan pun ada prosesnya. Waktu baru pertama kali bertemu, kalian pasti masih malu-malu untuk ngobrol. Masih mikir-mikir obrolan apa yang kira-kira nyambung. Lalu kalian jadi teman biasa. Mulai asik ngobrolnya, mulai sering main bareng, sampai kalian menemukan banyak kecocokan. Dari kecocokan itu, kalian pun jadi sahabat. Berbeda dengan orang yang pacaran, hubungan kalian nggak ada deklarasinya. Kalian nggak ingat lagi sejak kapan kalian sudah bersahabat. Tapi kalian tahu, ada proses sebelum kalian bisa sedekat ini.

via daysoftheyear.com

Sama seperti kehidupan, hubungan persahabatan pun ada naik turunnya. Mungkin selama ini hubunganmu dengan sahabat memang baik. Kalian tetap sehati, sepikiran, dan saling mendukung satu sama lain. Tapi, sama seperti kehidupan, hubungan persahabatan pun ada naik turunnya. Mungkin suatu hari kalian akan mengalami yang namanya perbedaan pendapat, atau persaingan kecil ketika sama-sama menginginkan posisi ketua OSIS –misalnya. Hal ini semata-mata agar persahabatan kalian tidak monoton dan membosankan. Percikan-percikan kecil seperti itu tapi jangan dipelihara, ya. Agar hubungan kalian naik lagi, segera cari solusi dari masalah kalian. Dengan begitu, hubungan kalian justru bisa makin erat.

Sama seperti kehidupan, hubungan persahabatan pun harus diperjuangkan.

Nah, untuk yang sudah lama hilang kontak dengan sahabat, jadi kangen kah, sekarang? Apakah kalian berpikir untuk mengembalikan keadaan agar bisa sama seperti sedia kala? Kalau begitu, ada sedikit perjuangan yang harus kalian lakukan.

Advertisement

Mulai saja dengan mengiriminya chat, atau bisa juga surat. Kalau kamu mengirimi dia surat, kalian pasti akanterlihta lebih niat. Nah, minta lah dia untuk menyediakan waktu agar kalian bisa bertemu.

Kalian bisa memilih untuk bertemu di pantai. Sambil melukiskan langkah kaki kalian di pasir setengah basah kalian bisa ngobrol dan memunculkan kembali memori kedekatan kalian dulu. Kalian juga bisa bermain basah-basahan dengan menghadang arus gelombang yang datang. Terakhir, kalian bisa menutup pertemuan penuh makna ini dengan menyaksikan matahari terbenam.

Agar perjuangan kalian tidak sia-sia,