Hai,

Apa kabarmu saudariku? Apakah kau sedang berbahagia hari ini? Berbahagiakah engkau dengannya, dengan calon imam ku?

Walaupun aku belum mengenalmu, tapi kau adalah wanita yang sangat dicintai calon imamku saat ini, wanita yang sedang diperjuangkan olehnya untuk menjadi halal. Motivasi hidupnya yang mampu merubah dirinya menjadi sosok yang lebih baik.

Apakah dia sehat hari ini? Apakah kau sealu mengingatkannya untuk tidak bergadang tiap malam, memainkan game favoritnya itu? Apakah kau selalu membuatnya merasa nyaman dengan keberadaanmu di sisinya, sebagai kekasihnya? Pasti kau tidak lupa kan? Karena kau adalah wanita baik yang sangat menyayanginya, calon imamku

“Kalian boleh berbahagia, tapi aku juga menunggu sosoknya”

Advertisement

Kau adalah wanita yang sangat dicintai calon imamku saat ini. Aku senang bila ada dua sejoli yang berbahagia, tapi aku disini, sendiri, juga menunggu sosoknya untuk menjadi imamku. Imam yang senantiasa membimbingku menjadi seorang wanita yang lebih baik. Kau mungkin adalah wanita yang sangat dicintai oleh calon imamku, tapi nanti akulah yang akan menjadi pendampingnya. Menjadi istrinya, menyiapkan segala keperluannya, sosok wanita yang akan patuh kepadanya. Menjadi ratu di hatinya, seorang wanita yang akan melahirkan anak-anak nya kelak.

” Wanita baik tidak akan melakukan hal buruk pada wanita lain”

Kau adalah wanita yang sangat dicintai calon imamku saat ini. Kalian sepasang anak manusia yang sedang berbahagia, merasa saling memiliki. Tegakah aku untuk menghancurkan kesempurnaan itu? Tentu tidak, aku juga tidak ingin bila suatu saat nanti kebahagiaanku juga di rusak oleh seseorang. Jika aku bisa, aku akan mendoakan kalian agar saling memiliki bersama, tapi dia adalah calon imam ku. Pria yang ditakdirkan oleh Tuhan untuk menjadi jodohku kelak. Aku hanya berpasrah, menunggunya, agar waktu saja yang menentukan. Tidak akan ku ganggu kisah cinta kalian.

“Perpisahan memang menimbulkan luka, tapi jangan saling menyakiti”

Kau adalah wanita yang sangat dicintai calon imamku saat ini. Jika ketika kalian berpisah kelak, akan ada dua hati yang tadinya utuh menjadi retak dan terluka. Jika kau yang menyakiti hatinya, cukup minta maaflah padanya, karena aku yakin dia adalah sosok lelaki kuat yang mampu menyembuhkan luka di hatinya. Jika dia yang menyakiti hatimu, kelak jika ia sudah bersamaku, aku yang akan memintanya untuk meminta maaf padamu. Tapi jika kalian berpisah tanpa ada yang saling menyakiti, maka ku mohon untuk melupakan kenanganmu bersamanya ketika ia sudah bersanding denganku kelak.

Dua hati yang mencinta akan saling menjaga”

Kau adalah wanita yang sangat dicintai calon imamku saat ini.. Aku yakin dia adalah pria bertanggung jawab yang akan selalu menjaga wanita yang ia cintai.Dan kau, wanita yang sangat baik, aku ingin menitipkannya padamu sementara dalam kebersamaan singkat kalian. Ingatkan dia jika dia lupa, benarkan dia jika salah, nasehati dia jika bimbang. Aku akan berterimakasih padamu, karena telah menjaga calon imamku. Izinkan aku untuk bersama calon imamku ketika dia sudah bukan milikmu.

Untuk kebahagiaanmu, aku mendoakan selalu. Karna au adalah wanita yang sangat dicintai calon imamku saat ini.