Sore itu dering telponku berbunyi ada nomor telpon yang tidak aku kenal. Ternyata setelah aku angkat dia yang lama pergi tanpa pamit itu, Aku terkejut dan meneln ludahku seakan aku tidak percaya kalau dia sampai menghubungi aku lagi karena yang aku tahu dia seorang laki laki yang keras kepala dan penuh gengsi

Tercuap dari mulutnya dia bilang, "Apa kabar kamu?" Aku menjawab, "Ini siapa ya?". Dia menjawab, "Ini aku". Dengan gugup aku menjawabnya. Kata dia dengan mudahnya maaf waktu itu aku pergi begitu saja tanpa pamit dan kamu.

Kenapa Kau hadir disaat semuanya berubah aku sudah berdamai dan mungkin terbilang rasa itu udah tak ada lagi, iya tak apa menghubungi aku lagi kan silahturahmi masa tidak boleh.

Beberapa jam kemudia dia kembali whatsapp aku dengan embel-embel dan aku meresponnya biasa aja karena aku berjanji tidak akan menaruh hati aku lagi untuknya dan hampir setiap hari menghubungiku. Tapi entah kenapa hati aku biasa saja bahkan kau risih. Ketika suatu hari dia mengajak aku untuk keluar makan malam ketempat kita biasa makan, Ada rasa penolakan untuknya tapi pada akhirnya aku menerima ajakannya

Malam itu dia menjemput aku di rumah dan kita pergi ketempat biasa kita dulu mengahbiskan canda tawa tapi sekarang cuma tempat kenangan yang seharusnya aku tak ada di sini lagi. Mulai kita ngobrol ngobrol ringan basa agak sedikit kaku sih, Ketika aku dan dia terdiam sejenak dan melontarkan pertanyaan ke aku

Advertisement

"Apakah kamu masih mau menerima aku dan kita menikah"

Pertanyaan macam apa itu kau lontarkan kepadaku membuat aku sulit untuk menjawab dan hati kecilku mengatakan tidak dan pada akhirnya aku menjawab maaf aku tidka bisa jawab pertanyaan itu sekarang. Jujur kemarin aku kehilangan kamu banget sampai ga nafsu buat makansegala apapun pekerjaan aku berantakan. Jujur aku sedih waktu itu, patah hati waktu itu berharap kamu datang lagi waktu itu kenapa setelah 3 tahun kamu pergi dan rasa itu hilang kamu datang lagi, perasaan ini sudah tak ada lagi untuk kamu.

Dan dia terdiam dan bilang maafin aku,aku sadar aku salah kamu tidak mau kasih kesempatan kedua kalinya? Dan aku menjawab maafin aku, aku masih belom bisa menjawab

Kenapa kau hadir saat aku tidak ingin memilikimu seutuhnya ,kenapa kamu harus hadir di waktu yang tidak aku inginkan. Maaf aku belum berani untuk memberi jawaban itu tapi dengan diam nya aku sekarang kamu pun pasti ngerti akutidak bisa

Maaf untuk kamu yang datang lagi aku belum bisa menerima penawaran untuk kembali dipelukan kamu suatu hari aku akan bicara langsung untuk bilang aku tidak bisa