Manusia bisa memilih kriteria seperti apa seseorang yang akan menjadi pasangan hidupnya. Namun manusia tidak bisa menentukan kepada siapa ia akan jatuh cinta nantinya.

Di zaman yang serba maju ini, keyakinan memang berperan penting dalam menentukan sifat dan watak seseorang. Namun bukan bearti orang yang berbeda keyakinan dengan kita memiliki watak ataupun sifat yang kurang baik. Karena pada dasarnya, semua keyakinan adalah sama yaitu mengajarkan sesuatu yang baik pada penganutnya.

Lantas, apakah salah jika kita jatuh cinta kemudian menjalin hubungan dengan seseorang yang berbeda keyakinan pada kita?

Jawabannya adalah tergantung bagiamana cara berpikir kita dalam menjalani hubungan tersebut. Dalam sebuah hubungan sudah selayaknya dijalankan secara dua arah. Take and give. Iya, saling menerima dan memberi.

Menerima disini maksudnya adalah kita saling menerima segala hal yang ada dalam proses hubungan tersebut. Baik menerima kekurangan pasangan ataupun menerima perbedaan pasangan. Termasuk didalamnya adalah perbedaan keyakinan.

Advertisement

Perbedaan keyakinan bukanlah menjadi masalah besar apabila kita bisa saling menghargai satu sama lain. Bukankah ini justru menjadi satu pengalaman yang baik karena dengan demikian kita bisa saling bertukar pikiran. Bisa saling berbagi dan bercerita tentunya juga akan menambah wawasan yang belum tentu kita dapatkan apabila kita menjalin hubungan dengan seseorang yang sama keyakinannya dengan kita.

Namun, setiap keputusan yang kita ambli tentu akan ada sisi positif dan negatifnya. Walaupun banyak hal baik yang didapatkan dengan menjalin hubungan dengan keyakinan berbeda, tentu akan ada juga hal negatif yang akan kita dapatkan. Contohnya seperti keluarga, teman, ataupun saudara kita mungkin akan menentang hubungan beda keyakinan dengan alasan bagaimana jika hubungan ini akan berlanjut ke jenjang yang lebih serius. Bagiamana dengan anak-anak kelak yang mempunyai orang tua yang berbeda keyakinan.

Semua kembali kepada kita yang menjalani hubungan tersebut. Yakinkan pada mereka yang menentang bahwa perbedaan bukanlah hambatan untuk mencapai kebahagiaan. Yakinkan juga bahwa dengan perbedaan tersebut kita akan tetap baik-baik saja. Dengan demikian, orang-orang pun akan percaya bahwa tidak selamanya perbedaan itu salah.

Dan kita yang menjalani hubungan tersebut pun harus yakin bahwa perbedaan akan indah pada waktunya. Jangan sampai kita malah memilih untuk menyerah dengan mengikhlaskan orang yang kita sayang menjadi milik orang lain.

Boy’s and girl’s jangan terlalu pusing pada perbedaan tersebut. Percayalah dengan kekuatan cinta pada perbedaan keyakinan 🙂