Aku kembali teringat tentang bagaimana caramu bersandiwara atas semua hal tentang perasaanmu.

Mengapa kau lakukan semua itu? Kau membohongi aku. Kau juga membohongi dirimu sendiri. Hal yang seharusnya tak perlu untuk kamu lakukan namun kamu lakukan. Aku pikir kamu akan benar benar menjaga kepercayaan yang aku berikan padamu. Namun,aku salah. Kamu menghancurkan kepercayaan itu dengan penghiatanmu. Kamu berpaling dariku.

Sakit rasanya ketika aku mengetahui apa yang sebenarnya terjadi denganmu. Kamu yang aku kira akan benar benar menepati janji janjimu namun nyatanya itu semua hanya omongan palsu. Kamu dulu selalu menjanjikan bahwa kamu akan menjaga hati dan perasaan mu untuk ku. Namun sekarang apa yang terjadi? Dapatkah kau mengerti tentang apa yang aku rasakan saat ini? Aku berharap kamu mengerti apa yang aku rasakan. Kenapa kamu pergi dengan janji yang tak pernah bisa kau tepati? Haruskah aku memohon padamu agar kamu takkan meninggalkan ku disini? Aku rasa tidak.

Sudah seharusnya kamu mengerti apa yang aku rasakan, 5 tahun bersama itu adalah waktu yang cukup lama,aku rasa kamu mengerti namun kamu berpura pura buta dan tuli atas semua yang telah terjadi.

Aku masih tidak percaya. Kenapa kau tega lakukan semua ini? Kamu pergi dengan semua janji yang telah kau ingkari. Kamu pergi membawa semua kebahagiaan yang dulu pernah aku rasakan.

Advertisement

Aku tak pernah mengharapkan ini sebelumnya. Aku tak pernah mengharapkan kehilangan kamu, namun mengapa semua ini terjadi? Aku telah memperjuangkanmu dengan berbagai cara yang telah aku lakukan. Aku ingat semua janjimu yang takkan pernah meninggalkanku,yang mengatakan bahwa aku adalah yang akan kamu pilih nanti didepan orang tuamu. Namun apa yang terjadi? Kau pergi dan berpaling dengan alasan yang tak pernah kau jelaskan.

Mungkin hanya ini yang dapat aku sampaikan, semoga kamu membaca apa yang sudah aku tuliskan untukmu disini.