Lagi bingung ya ? Emangnya kenapa?

Bingung karena sering luap. Bingung kenapa aku begini. Atau bingung karena aku gak bisa seperti dia?

Ya, bingung itu emang bikin bengong. Bingung katanya manusiawi. Sebagian orang bilang, bingung itu wajar. Punya masalah, punya persoalan. Bikin bingung. Gak tau mau ngapain, jadinya malah bingung. Bingung ngung ngung …

Emangnya, kenapa sih bingung?

Libur, pengen pergi ke mana? Bingung. Internet nge-drop, bingung. PSSI dijatuhkan sanksi oleh FIFA, bingung. Abis lebaran duit abis, bingung. Pengen makan enak gak punya uang, bingung. Punya Presiden jelek dan dianggap gak bisa kerja, bingung. Punya handphone, lebih dari satu, bunyi dering semuanya bingung mana yang mau diangkat?

Advertisement

Bingung, bingung. Apa aja dikomentarin, dianalisis sendiri, akhirnya bingung sendiri.

Lha kok jadi tambah bingung? Gak tahu deh, yang punya kepala emang siapa?

Gini aja, gak usah bingung. Semuanya sudah ada yang ngatur. Lagian, bingung gak bingung kan yang bikin kita sendiri. Jadi jomblo juga gak perlu bingung. target belum tercapai gak perlu bingung. Gaji gak cukup juga gak perlu bingung. Nikmatin aja sebisa dan seadanya. Sekali lagi, semuanya udah ada yang ngatur. Kita tinggal jalanin aja. Gampang kan biar gak bingung.

Gak usah bingung. Karena kalo semuanya bingung terus siapa yang mau ngerjain. Siapa yang bikin gak bingung? Sebagian orang boleh bingung. Tapi sebagian yang lain harus tetap nyelesaiin kerjaan. Agar gak makin bingung. Apapun masalahnya, apapun soalnya, tentu harus dicari jalan keluarnya. Bukan malah bingung gak karuan.

Sudahlah, gak usah bingung. Karena bingung, gak bakal bisa menyelesaikan masalah. Bingung malah bikin hampa, kalut, stress. Bingung juga gak berguna. Bingung juga cuma soal rasa aja kok. Merasa gak berguna, merasa gak punya talenta. Merasa gak punya apa-apa. Pantes, semua perasaan orang bingung jadinya negatif melulu. Semoga aja rasa kayak gitu gak jadi mindset dalam hidup.

Ahhh sudahlah, gak usah bingung. Tapi kalo mau ditilik, obat bingung ya diri kita sendiri.

Kenapa kita bingung? Karena kita hidup dalam “ketidak-selarasan”. Sering tidak selaras. Tidak selaras antara realitas dengan keinginan. Gak selaras antara pikiran dengan tindakan. Pikiran pengen ini, pengen itu tapi pantat maunya diam aja. Badan udah bergerak kemana-mana, tapi pikirannya gak jelas ke mana. Bingung = tidak selaras = tidak sinkron, antara yang NYATA dengan yang INGIN.

Kenapa harus bingung? Ya, bingung karena kita punya banyak parameter dalam hidup.

Selalu ingin menjadi siapapun yang dilihat, selalu ingin menurut pikiran yang kita mau. Maunya banyak. Pikirannya muter terus. Angan-angannya tinggi. Tapi sayang, realitas-nya gak seperti itu. Jadi deh bingung.

Terus gimana dong biar gak bingung?

Gampang saja. Ikhtiar dan jadilah diri sendiri saja. Ikhlas dalam setiap keadaan. Apapun dan dimanapun. Dan yang penting, syukuri yang sudah kita miliki dan tetap melakukan kebaikan. Karena siapapun kita, pasti berguna dan berharga untuk orang-orang di dekat kita.

Gak usah bingung. Karena kita bisa lakukan hal yang bermanfaat untuk siapa saja. Semampu dan sebisa kita. Ngapain bingung, gak ada gunanya juga tau ….. Udah Stop Bingung!