Mari ku kenalkan kau pada laki-laki paling pertama dalam sejarah hidupku. Dialah orang pertama yang mengenalkan aku pada Tuhan, mengajari aku bagaimana tahu tentang-Nya. Laki-laki pertama, yang dirinya menanggung sebagian dari kesalahanku terdahulu, laki-laki paling pertama yang berjuang memberikan perlindungan.

Dialah, Papaku

Tahukah kau bagaimana bentuk cintanya? Bisakah kau bayangkan seberapa banyak, seberapa besar cintanya terhadapku?, sungguh… kau tak akan pernah mengetahuinya.

Segala jenis cinta yang paling aku mengerti, semua jenis kebahagiaan yang paling aku inginkan. Ayahku, yang paling pertama mencintai aku, menjagaku dengan segala yang ada padanya, menjamin semua citaku tanpa tapi, mempercayai aku walau ia harus mengawasi aku dari jauh.

Ketika aku mengenalkan banyak lelaki kepadanya dia hanya diam melihatku melihat putri pertamanya kini telah tumbuh menjadi putri yang sudah dewasa,yang telah mengenal lelaki selian dirinya.

Advertisement

Aku sempat ragu, tentang cinta papa terhadapku. Lantaran papa seringnya bersikap seolah tidak peduli, lantaran kata cinta seperti tak pernah ada dalam kehidupannya, lantaran papa terlalu dingin walau hanya untuk tersenyum.