Indonesia kehilangan talenta terbaiknya. Ahmad Kurniawan, salah satu kiper yang beberapa tahun lalu sempat menjadi andalan klub-klub Liga Indonesia, harus mengembuskan nafas terakhir pada Selasa (10/01/2017). Duka menyelimuti langit sepak bola Indonesia, khususnya klub asal Malang, Arema FC yang menjadi tim terakhirnya ia merumput.

Penyebab meninggalnya pemain yang sering dipanggil AK itu diduga karena gangguan asam lambung yang berimplikasi terhadap jantung dan area pernafasan. Sebelumnya, AK tidak sadarkan diri, lalu keluarga pun membawanya ke rumah sakit Prima Husada. Namun, mantan penjaga gawang Persita Tangerang itu belum juga sadar. Akhirnya, AK pun dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar pada hari Kamis (29/12/2017) pukul 18.00 WIB.

Di rumah sakit pusat Kota Malang tersebut, AK pun mendapat perawatan intensif dari dokter dan perawat di sana. AK masih terkapar lemah dan koma. Kondisi ini pun bukan hanya mengkhawatirkan anggota keluarga, namun juga pihak Arema FC dan Aremania. Saat itu, klub arahan Aji Santoso tersebut tengah mempersiapkan latihan menjelang bergulirnya Liga Super Indonesia 2017. Doa dan dukungan pun terus mengalir dari rekan setim dan publik singo edan. Mereka terus mengharapkan kesembuhan untuk kiper asal Jakarta itu.

Perwakilan dari Kemenpora pun turut serta hadir untuk memberi dukungan untuk kesembuhan AK. Gatot S Dewa Broto dari Kemenpora mengatakan dirinya terkejut kalau AK sedang kritis. Ia pun sempat berbincang dengan tim dokter Rumah Sakit Saiful Anwar, namun ia pun tidak berani membagikan hasil obrolan itu kepada awak media.

Kondisi AK yang sedang kritis tak sadarkan diri ini membuat Arema FC berencana mempensiunkan pemain yang telah menginjak usia 39 tahun itu. AK memang tidak akan turun sebagai pemain di ajang Liga Super Indonesia 2017. Tetapi, saat ia sembuh nanti, AK akan berkontribusi terhadap Arema FC dengan kapasitas yang lain. Rencananya, AK akan dijadikan staf pelatih penjaga gawang oleh klubnya Arema FC.

Advertisement

Pasca perawatan, kondisi AK pun sempat membaik. Hal ini pun dituturkan oleh sang istri, Femy Chatia. Ia (istri AK) mengatakan suaminya sudah mulai membuat sedikit pergerakan pada beberapa anggota tubuh, meskipun belum juga kunjung sadar. Namun, tentu saja perkembangan positif ini turut memberikan cukup kelegaan untuk sang istri.

Ternyata Tuhan pun memiliki jalan lain. Tepat pada tanggal 10 Januari 2017 pukul 17.50 WIB, Ahmad Kurniawan menghembuskan nafas terakhirnya. Penjaga gawang tersebut dinyatakan meninggal setelah selama 13 hari menderita koma. Kabar ini pun menyeruak hingga seluruh tanah air dan sempat menjadi trending topic di media sosial.

Achmad Kurniawan juga diketahui sebagai kakak kandung penjaga gawang tim nasional Indonesia di piala AFF 2016, Kurnia Meiga. Ia (Ahmad Kurniawan) sempat turun membela Arema FC pada gelaran Indonesia Soccer Championship 2016 silam. Menit demi menit dilahapnya sendiri walaupun usianya sudah memasuki fase senja dalam karir pemain sepak bola. Sebelumnya, AK juga pernah pernah membela beberapa tim Indonesia, di antaranya ada Persita Tangerang, Persik Kediri, dan Semen Padang.

Penjaga gawang gaek itu dikenal sebagai sosok yang humoris dan santai di luar lapangan. Ketika masuk lapangan hijau, ia pun menjelma sebagai kiper tangguh dan tak kenal ampun. Keberaniannya berduel dengan penyerang lawan sungguh jadi ciri khas yang nantinya bakal dirindukan banyak orang. Selamat jalan AK. Semoga kau mendapat tempat yang tepat di sisi-Nya.