Kadang kita terlalu sibuk mencari sosok yang sempurna itu hingga hampir lupa bahwa selalu ada cinta yang lebih teduh, yup, cinta orangtua.

Jika kamu masih berusia belasan atau awal dua puluhan, jangan mau dibuat galau oleh urusan asmara sebelum kamu mampu mengulas senyum di bibir ayah dan ibu. Jangan khawatirkan jodohmu, khawatirkan kebersamaanmu dengan mereka.

Apalagi jika kamu jarang pulang atau terlalu disibuk dengan skripsi yang tak kunjung sidang. Karena bagaimanapun ayah dan ibu adalah cinta pertama, bahkan jauh sebelum kamu hadir di dunia. Kadang kamu berfikir mereka cerewet, atau pemarah, tapi tahukah bahwa semua itu demi kebaikanmu sendiri?

Mereka akan marah saat kamu pulang terlambat tanpa kabar karena mereka khawatir jikalau tiba-tiba hanya namamu yang kembali ke rumah. Mereka akan marah saat kamu enggan disuruh ini itu karena mereka khawatir jikalau nanti kamu dianggap tidak becus dan hanya menjadi bahan cibiran mertua.

Mereka tidak ingin kamu tersakiti atau kecewa. Mungkin tidak semua dari kamu menyaksikan betapa orangtuamu bersusah payah. Ketahuilah, membesarkan dan merawatmu hingga kamu seperti sekarang ini bukanlah perkara mudah. Mereka akan melakukan apapun yang terbaik untukmu, karena dalam bayangan mereka kamu akan hidup lebih lama, bahwa kamu yang akan menjadi sandaran saat nanti mereka tak lagi mampu menopang diri. Maka bagi mereka kamu selalu priorotas utama.

Advertisement

Mereka tak ingin kamu sedih atau mengalami kesulitan seperti mereka. Dari mereka kamu akan belajar banyak, tentang ketulusan dan cinta yang tak pernah sirna. Tentang bagaimana kamu nanti akan membangun bahtera sekokoh bahtera mereka. Atau tentang bagaimana kamu akan mendidik anak-anakmu nanti, seperti mereka berhasil membawamu ke puncak tertinggi.

Dan sekarang selagi ada waktu ungkapkanlah cintamu, walau hanya sekedar pelukan hangat atau lewat pesan terima kasih singkat. Tak melulu dengan membelikan mereka hadiah-hadiah mewah, cukup dengan kabar baik atau pijatan lembut di pundak mereka yang lelah.

Agar mereka tahu bahwa kamu mengerti, bahwa rasa sayangmu juga besar meskipun tak mampu melampaui sayang yang mereka miliki. Agar mereka tahu, bahwa saat mereka jauh kamu juga khawatir dan rindu. Ingatlah selalu bahwa meskipun sekarang tak punya kekasih, kamu tak akan pernah benar-benar sendiri. Karena di manapun orangtuamu berada, entah itu di rumah atau di surga.

Cinta mereka akan selalu ada disana, di hati dan setiap urat syarafmu, menemani.