Saat itu aku hanya dapat merasakan cinta tanpa bisa memiliki raga..

Saat itu aku hanya bisa melihat tanpa berucap..

Saat itu aku harus merelakan walau hati pahit..

Saat itu aku belajar bagaimana menghargai cinta yang tulus..

Dan aku sadar aku telah mendapatkan jawabannya..
Dan bentuk dari cinta yang murni tulus adalah ketika aku melihatnya bersanding dengan yang lain..

Advertisement

Melihat kamu tertawa bahagia dengannya,, jantungku serasa meledak dan hancur berkeping-keping
Memang terasa pahit,, tapi itulah takdir yang harus aku jalani.. memang terasa sulit tapi aku menjadi kuat karena ini,, karena aku tahu….sesungguhnya di balik cerita cinta yang pahit ini akan ada akhir yang lebih sempurna untuk ku..
Karena TUHAN telah membentuk masa depan ku kelak dengan cinta yang lebih baik dari sebelumnya..

Rasa kecewa,, amarah,, kebencian,, kesakitan itu memang ada..
Tapi… tak akan ku biarkan hal ini membuat aku kehilangan sesuatu,, yang seharusnya aku dapatkan jauh lebih baik dari sebelumnya,,

Aku percaya Tuhan sedang mempersiapkan jodoh yang terbaik untuk ku di saat yang tepat..!! 🙂