Apa yang harus aku lakukan? aku merenung seolah begitu frustasi ketika aku mulai merasakan hal yang aneh mengganggu pikiranku, hal aneh yang selalu mengusik dan membuatku tak tenang setiap kali aku jauh darimu, sesuatu yang tabu dan harus dimusnahkan segera mungkin sebelum perasaan ini begitu kuat meracuni pikiran dan perasaanku.

Perasaan itu adalah cinta yang hadir diantara kita, kehadiranmu ditengah – tengah persahabatan kita selama 15 tahun. Persahabatan yang tak mungkin menjadi dua insan yang saling mencintai, dua insan saling membutuhkan satu sama lain, dan dua insan yang selalu memberi kasih sayang satu sama lain, semua itu tak mungkin. Kita bersahabat begitu lama, pastinya tahu seluk beluk kejelekan dan kebaikan sifat – sifat kita, susah, senang kita arungi bersama mulai semasa kecil sampai dewasa itu membuatku nyaman dan tak canggung ketika berada didekatmu. Ketika kita mulai beranjak dewasa cinta datang kepadaku, dan perasaan itu menjadi begitu kuat ketika engkau akan meninggalkanku, karena kau harus melanjutkan kuliah di luar pulau yang saat itu kita huni.

Aku hanya bisa terdiam dan menangis ketika dirimu pamit kepadaku harus pergi saat itu, bibirku tidak bisa berkata apa – apa, aku hanya mengangguk ketika dirimu bilang " Jaga kesehatanmu ya? aku sebisa mungkin akan kasih kabar kepadamu" , pada saat itu aku ingin mengungkapkan yang selama ini aku rasakan, entah kenapa ada ketakutan tersendiri setiap kali aku ingin mulai membicarakannya karena aku takut persahabatan kita akan rusak karena salah satu diantara kita merasakan cinta. Saat itu aku hanya membiarkannya pergi tanpa sepatah kata yang keluar dari bibirku sambil melambaikan tangan kepadanya, "asal kau tahu sahabatku hatiku begitu tersiksa menyimpan rasa cinta ini", mungkin selamanya kita akan menjadi sahabat, persahabatan antara aku dan engkau yang tak mungkin menjadi sepasang kekasih. Sahabat akan tetap menjadi sahabat selamanya, sebab kedua insan tersebut tidak dianugerahi rasa cinta.