Perjalanan hidup ini bagiku hampir sama seperti perjalanan bersepeda. Dan dari beberapa jalan yang disediakan, ada satu jalan yang jarang dilalui. Kenapa begitu? Karena jalan ini sukar lagi mendaki. Butuh tekad yang kuat dan tenaga yang besar tuk melewatinya.

Tapi kawan, yakinlah. Dari kesemua jalan itu, perjalanan pulang yang paling membahagiakan pastilah ketika engkau melewati jalan mendaki tadi. Ya. Karena ketika kembali, bahkan kau tak perlu mengayuh sepedamu lagi, bukan? Sebab kini jalan telah menurun bagimu. Dan pasti bahagia rasanya tiba dirumah nanti. Hilang sudah rasa lelah diawal ketika kau akan pulang kerumahmu. Perjalanan pulang yang menyenangkan.

Dan begitulah hidup kita. Anggap perjalananmu dari rumah ke tempat A itu ialah masa hidupmu. Ketika engkau sampai di tempat tersebut, disitulah akhir kehidupanmu didunia ini. Dan perjalanan pulang ke rumah adalah perjalananmu setelah mati, menuju kampung akhirat.

Sungguh, perjalanan pulang ke home sweet home pasti akan sangat menyenangkan meski diawal engkau sukar melewati jalanan mendaki. Karena di QS Al-Balad, Allah SWT memastikan bahwa untuk mereka yang berani melewati jalan yang jarang dilewati sebab sukar itu, maka hadiah terbesar darinya adalah mereka akan dimasukkan kedalam golongan kanan. Dan tentu saja, tempat berpulangnya adalah surga yang abadi kebahagiaannya.

Jadi, kawan, sudah tahu akan pilih jalan yang mana?

Advertisement

Mari siapkan perjalanan bersepeda terbaikmu!