Tiba-tiba terbangun tengah malam karena mimpi buruk. Merasa takut, gelisah, dan lega karena tersadar dari mimpi yang mengancam. Tiba-tiba terbangun, tersenyum tapi merasa kesal karena mimpi indah sudah berlalu. Kadang kejadian di dalam mimpi tidak masuk akal, terjadi hal yang aneh-aneh.

Mimpi dapat menceritakan sebuah cerita yang sangat tidak diinginkan atau hal yang sangat diinginkan. Mimpi tidak dapat diprediksi, hal-hal yang terjadi bisa membuat sangat merasa takut dan bisa membuat sangat merasa senang saat terbangun.

Akan tetapi cerita dalam mimpi tidak dapat diceritakan dengan utuh, hanya mengingat bagian awal saja, mengingat bagian akhirnya saja, mengingat hal yang sangat menakutkan atau menyenangkannya saja. Mimpi seperti sebuah dunia dimana segala kemungkinan terjadi. Kalian tahu? Jika kita bisa mengendailkan mimpi.

Lucid dream adalah “ mimpi sadar, sebuah mimpi ketika seseorang sadar bahwa ia sedang bermimpi. Istilah ini dicetuskan oleh psikiater dan penulis berkebangsaan Belanda, Frederik (Willem) van Eeden. Ketika mengalami Lucid Dream, si pemimpi mampu berpartisipasi secara aktif dan mengubah pengalaman imajinasi dalam dunia mimpinya. Mimpi dapat terlihat nyata dan jelas”. Begitulah wikipedia mendefinisikan Lucid Dream.

Ada langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk bisa melakukan ini, tapi saya berbagi ini bukan untuk menjabarkan langkahnya. Saya Melihat pada definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa jika dalam keadaan sadar berarti dapat dikendalikan. Inilah yang memberikan saya motivasii, sehingga menyukai istilah ini dan saya menghubungkannya dengan kehidupan nyata.

Advertisement

Saya ibaratkan bahwa hidup ini tidak jauh seperti Lucid Dream. Pernah saya, dan kalian juga mempunyai keinginan yang terbayang seperti tidak mungkin terjadi. Atau sebuah keinginan yang dipandang orang lain tidak dapat kita wujudkan.

Keinginan yang dimiliki banyak orang menyebutnya mimpi kan? Ini kan kehidupan nyata. Ya, tidak apa keinginan itu disebut sebagai mimpi, karena kadang keinginan memang luas biasa, aneh, tak biasa dan seperti tidak mungkin terjadi, walaupun begitu dan selalu dikatakan sulit untuk mewujudkannya. Sehingga kita tidak memulai langkah untuk mewujudkan menuju keinginan tersebut.

Jika keinginan disamakan dengan mimpi, tentu dalam kehidupan nyata berarti kita sadar, kita bisa mengendalikannya bahkan melakukan dan mewujudkan keinginan tersebut.

Apa yang membuat saya mengatakan bahwa saya termotivasi? Setelah saya menganggap hidup ini seperti Lucid Dream, saya menjadi bebas mempunyai keinginan dan saya menjadi yakin mempunyai kendali untuk mewujudkannya serta menjadi tak peduli terhadap pandangan orang lain tentang mimpi itu. Menjadi percaya dengan hal yang didambakan bisa terwujud.

Orang lain tidak punya kuasa terhadap kita, tapi Allah lah berkuasa terhadap kita dan seluruh alam semesta ini. Firman Allah dalam Al-Qur’an:

“…Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang- orang yang bertawakal kepada-Nya” (Q.S Ali Imran: 159).

Setiap orang mempunyai potensi yang luar biasa dalam dirinya sebagai anugrah Allah. Pandangan orang lain sejatinya tidak menggambarkan diri Anda, tapi menggambarkan diri mereka sendiri.

Menurut Hukum korespondensi bahwa dunia dalam adalah penyebab adanya dunia luar. Jika jiwanya lemah, ia akan bicara sesuai dengan pengetahuannya tentang dirinya sendiri. Karena jika seseorang berkata, “Anda gagal,” seseungguhnya ia bicara tentang dirinya sendiri. Jika tidak, ia tentu akan membantu Anda melakukan perubahan, bukan membuat Anda frustasi”. Begitulah sedikit kutipan dari buku “Terapi Berpikir Positif” yang ditulis oleh Dr. Ibrahim Elfiky, seorang maestro motivator muslim dunia.

Di dunia nyata juga banyak kemungkinan yang bisa terjadi. Tak perlu saya sebutkan hal-hal yang dahulu terlihat tidak mungkin tapi sekarang menjadi mungkin dan terjadi, kita semua merasakan dan melihatnya. Bukan tidak bisa melakukan sesuatu atau mewujudkan mimpi itu, hal yang paling utama hanya belum mengetahui tentang itu.

Jadi, bulatkan tekad, yakinlah ketika mempunyai mimpi dalam hidup, berusaha, berdoa, dan bertawakal kepada Allah untuk mewujudkannya. Ketika yakin maka tidak akan membiarkan adanya sedikit pun keraguan, keyakinan tersebut akan memberikan kekuatan yang luar biasa untuk mewujudkan mimpi dalam hidupnya.

Lucid Dream memberikan keyakinan jika hidup ini adalah mimpi, maka kita mempunyai kendali untuk melakukan dan mewujudkan hal-hal yang kita inginkan. Itulah alasan saya menyukai dan termotivasi oleh istilah “Lucid Dream”. Saya berterimakasih kepada Frederik (Willem) van Eeden, telah membuat istilah ini. Memberikan motivasi yang luar biasa kepada saya. Rasa syukur saya panjatkan kepada Allah telah memberi petunjuk ini. Alhamdulillah.