Hey, apa kabarmu?

Semoga kau senantiasa dalam keadaan baik-baik saja.

Kalimat itu yang ingin sekali aku sampaikan untukmu yang jauh disana. Kamu…ya kamu adalah cinta dalam diamku. Dan aku adalah seseorang yang diam-diam mencintaimu. Aku tak tahu jelas apakah benar ini yang dinamakan cinta dalam diam ataukah cinta diam-diam. Entahlah, namun namamu terlanjur mengukir indah di dalam hatiku selama tiga tahun terakhir hingga setelah masa kelulusan SMK.

Selalu sulit mengubur dalam perasaan ini. Aku tidak tahu jelas apa keinginan hati. Dadaku selalu terasa sesak sekali bila teringat olehmu. Bayang-bayangmu selalu terlintas di setiap pikiranku. Rasa rindupun ikut menghampiri didalam batin ini. Padahal belum tentu kau juga merasakan hal yang sama. Dan aku sadar betul, tidak seharusnya aku merindukan seseorang yang belum tentu akan di takdirkan untuku.

Walaupun sebenarnya aku bisa saja sms, telepon, chatt, dan lain sebagainya. Namun apalah daya ku, aku hanya memilih untuk diam serta bermuhasabah diri mempersiapkan agar menjadi sebaik-baiknya wanita untuk pasanganku kelak dan menjadi yang terbaik pada pandangan Allah. Cukup aku mencintai dalam diam, dari kejauhan dengan kesederhanaan dan keikhlasan. Membingkai semua rasa, agar senantiasa tetap pada koridor yang di ridhoi Allah SWT. Dan ini caraku mencintaimu karena-Nya.

Aku tidak tahu apakah suatu saat kita bisa berjumpa lagi. Namun, jika benar memang kita ditakdirkan akan berjodoh kelak, aku yakin sejauh apapun itu jarak, rintangan, hingga badai dasyat sekalipun akan menghalau serta memisahkan insyallah akan dipersatukan oleh Allah SWT. Yakinlah jodoh pasti bertemu. "Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah" (QS. Adz-Dzariyat ayat 49)

Advertisement

Aku disini hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu. Semoga di setiap jalan yang akan kau tempuh akan menuai sebuah kesuksesan dan selalu di iringi oleh kebahagiaan di setiap hari-hari yang kau lewati. Sebab aku hanya ingin melihatmu bahagia di dunia maupun di akhirat kelak.