Malam yang cukup panas dibulan kemarau. Tapi tidak bagiku, ini begitu dingin menyengat kesendirian serta kerinduanku padamu. Entah aku ini sedang merindukan siapa? yang pasti kelak aku akan selalu bersamanya.

Kucoba dendangkan sedikit nyanyian tentang kesendirianku, sembari menghibur diri. Lirih. Menyedihkan sekali mungkin untuk diperdengarkan dari satu telinga ke telinga yang lain. Sempat ingin tertawa melihat mirisnya takdir sendiri.

Kuputuskan utuk bergegas tidur saja. Tak ada yang lebih menarik dari melamunkan dia, jodohku kelak. Kutitip kan doa pada angin malam ini. Minta tolong dengan sangat agar sang angin dapat menyampaikan.

Doaku malam ini untuk seseorang yang kelak akan menempati ruang dihatiku. Yang akan memberikan kesejukan dihari-hariku nanti.

Ya Tuhan..berikan dia malam ini mimpi yang indah, yang menceritakan tentang cintaku yang nyata atas dasar kecintaanku padaMu. Lindungi dia selalu untukku. Jaga dia untukku. Sayangi dia, tapi kupastikan rasa sayangku jauh melebihi apapun untukMu. Cintai dia dan jangan pernah ragukan tulusnya cintaku padaMu Tuhan. Kelak aku ingin cinta kami dapat disatukan dalam mihrab cintaMu dan juga tentu dalam ikatan suci halal yang mengikuti sunah RasulMu.

Advertisement

Keyakinanku untuk rasa ini tidak sesaat. Rasa ini akan tetap ada dan kian bertambah nyata saat dia ciptaanMu menjadi imam dalam sujudku. Disaat kelak dia menjadi ayah bagi anak-anakku. Diwaktu menjadi kakek bagi cucu-cucu kami. Dan mungkin aku dan dia masih Engkau izinkan untuk melihat cicit kami yang lucu. Sampai tiba saat menutup mata dan usia, semoga rasa ini selalu Engkau izinkan tanpa mengurangi kecintaanKu.

Inilah tentang kecintaanku pada jodohku. Entah dia siapa, dari latar belakang seperti apa dan bla bla bla. Cinta adalah jembatan yang menjadikan sesuatu yang terlihat fatamorgana menjadi hal yang berwujud. Kunfayakun.