Kata kata yang sebenarnya sangat beracun dan tidak banyak orang menyadari nya adalah “Aku melakukan ini untuk mu”. Walaupun sebenarnya, dilihat dari sudut pandang yang berbeda maka kata kata ini akan terlihat seperti perasaan tulus dan heroik, padahal tidak sepenuhnya seperti itu.

Pernah kah terlintas dalam benak mu bahwa kamu berdiri di kaki mu sendiri bukan di kaki orang lain apalagi di topang oleh orang lain. TIdak ada yang benar benar akan melakukan sesuatu semata mata hanya untuk mu, padahal dibalik itu semua ada maksud dan tujuan tertentu yang diharapkan sebagai timbal balik.

Seberapa penting kah timbal balik ini? Bagaimana jika mereka tidak merasakan apa yang kita rasakan sehingga mereka tidak menghargai apa yang sudah kita lakukan? Penting kah ini semua harus terbalaskan?

Ketika kamu ingin melakukan sesuatu dan tujuan mu adalah orang lain, pasti akan timbul rasa tidak ikhlas dan kamu menjadi tidak sungguh sungguh.

Mulai lah dari sekarang dan tanamkan dalam hati, “Aku melakukan ini semua semata mata untuk kebaikan diri ku sendiri”.

Advertisement

Bukan bermaksud egois, ketika kamu melihat orang senang bukan kah kamu akan senang juga? bukan merubah tindakan tetapi hanya merubah tujuan. Kamu melakukan kebaikan terhadap orang lain tetapi dengan tujuan bahwa kebaikan itu sendiri akan tertanam di diri mu, bukan kah itu menciptakan hasil yang sama dan tindakan yang benar benar sama?

Perilaku baik pasti juga akan mengundang hal hal baik, maka ketika kamu berbuat sesuatu kepada orang lain dan orang tersebut malah tidak mengapresiasi tindakan mu, kamu tidak akan kecewa karena tujuan mu melakukan semua itu adalah untuk kebaikan diri mu sendiri agar orang lain merasa baik.

Manusia tetaplah manusia yang dimana pasti ada rasa walaupun sekecil apapun untuk mengharapkan timbal balik atas tindakan yang kita lakukan kepada orang lain. Entah itu di kantor dan kamu sedang mengerjakan tugas yang di berikan atasan, kamu mengatakan, “aku melakukan ini atas suruhan atasan ku” bukan nya, “aku melakukan ini untuk kemajuan ku sendiri”. Atau pun sedang membantu teman dan kamu mengatakan “Aku melakukan ini karena dia teman ku” bukan nya, “aku melakukan ini agar aku senang melihat teman ku senang”.

Tidak ada salah nya untuk mementingan diri sendiri, tidak ada salah nya memperdulikan lebih perasaan diri sendiri daripada orang lain. Karena hidup itu hanya satu kali dan kenapa kita harus menjalani nya dengan buruk padahal hidup itu hanya satu kali?

Kebaikan tetaplah kebaikan walaupun dengan tujuan berbeda.

You only live once, live better.