Kita dahulu memang sepasang kekasih yang sangat kuimpikan, semua kebahagiaan darimu selalu menjadi alasan senyumanku, banyak hal yang kita lalui dan tak mudah terlupakan olehku. yang tak kusangka kau menghancurkan cinta impianku bersamamu hanya karena perempuan lain yang baru saja kau kenal. Dan kini kuharus tertatih seorang diri bersusah payah melupakan segala kenangan indah denganmu, bukan hal mudah seandainya kamu tahu kesakitan yang kurasa, kau pergi tanpa alasan yang tak pernah kutau kejelasannya. Hari yang kulalui masih selalu terbayang wajah bahagiamu saat bersamaku, namun setiap terbenamnya senja kuharap juga membawa kenangan dan kepedihan yang mengingatkanku tentangmu.

Apapun luka yang kurasa takkan kubiarkan langkah kakiku berhenti disini. Aku tak pernah membayangkan rasa sakit didalam hati yang dirasakan oleh orang lain kini kurasakan pada diriku sendiri. Namun aku tau dan aku menyadari bagaimanapun keadaanku saat ini takkan pernah terbesit dalam benakmu untuk sedikit mengingatku, karna kulihat kau lebih bahagia dengan apa yang kau miliki saat ini, meski dengan berat hati, meski harus tetap kulangkahkan kaki yang tak ingin pergi dari kenangan diantara kita, aku akan tetap berjalan sebagaimana mestinya, karna aku yakin setiap luka darimu takkan lagi mematahkan kebahagiaan yang akan datang menghampiriku suatu saat nanti. Selama kita telah berpisah, banyak kejadian yang membuatku teringat kembali denganmu, hal-hal sederhana yang dulu kita pernah lalui seperti terjadi kembali namun hanya aku yang mengalami tanpa ada kamu lagi saat ini. Entah kenapa, meski kau yang membuat luka namun masih ada rasa yang tertinggal dalam hati, dan entah kenapa aku merasa tak suka dengan perempuanmu saat ini karna merasa ia telah merebutmu dariku , apalah dayaku aku hanya akan menyakiti diriku dengan membiarkan mata dan fikiranku melihat kedekatan kalian, menguatkan hati untuk tetap berusaha melupakan memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan, dengan segenap rasa ikhlas melihatmu menjadi milik orang lain, kuhapuskan sedikit demi sedikit memori tentangmu dan ku mencoba kembali membuka hati yang cukup lama tak berpenghuni.

kujalani arus kehidupan tanpa mengingat kenangan bersamamu lagi. Keikhlasan melepasmu membuat hidupku jauh lebih tenang dari rasa sakit yang kau berikan, kini satu persatu kebahagiaan mulai kurasakan, meski aku belum sepenuhnya mampu membuka hati untuk orang lain, namun kebahagiaan yang mereka berikan kepadaku membuat ku perlahan mampu melupakanmu, disisi lain kau menyadarkan bahwa kebahagiaan yang kau janjikan tak lebih indah dari kebahagiaan yang aku rasakan saat ini. Persahabatan yang kumiliki sangat kuhargai karena merekalah yang menguatkan, merekalah sosok-sosok sahabat yang ada disaat keterpurukan menghampiriku, tanpa kusadari merekalah yang selama ini menguatkanku, mereka yang selalu memelukku bagaimanapun keadaanku, mereka yang tetap menatihku disaat aku enggan bangun kembali dari kepedihanku, dan kali ini aku merasa menjadi orang paling beruntung karna sahabat dekat yang selalu ada untukku yang selalu mendukungku untuk bangkit dari rasa sakitku. Hingga mereka pula yang membuatku membuka hati untuk cinta yang baru.