Hari- hari yang sangat amat terasa berat, yang selalu menahan nafas-nafas saya untuk berhembus. Air mata rasanya gak pernah habis untuk kisah ini. Orang tua adalah malaikat saya di dunia. Mereka yang tak pernah ada penggantinya. Mereka orang yang kasih sayangnya tak akan ada duanya, walau jika di bandingkan dengan kekasih yang mencintai saya sekalipun.

Mama.. Bapak jauh darimu kadang sangat nyiksa saya ma. Jauh darimu sangat menghawatirkan saya pa. Kalian mungkin tak pernah tau betapa saya sangat mencintai kalian, saya sangat khawatir akan kesehatan mu. Walau mungkin kalian berfikir saya tak pernah berfikir tentang itu, walau mungkin kalian berfikir saya hanya anak yang ingin menuntut ilmu agar bisa berada jauh darimu. Sedikitpun saya tak pernah berfikir demikian.

Saya hanya ingin belajar menjadi mandiri, belajar melakukan segala sesuatunya sendiri. Apa kalian tahu betapa besar keinginan saya untuk membanggakan kalian. Apa kalian tahu betapa ingin saya menunjukkan kepada semua orang bahwa saya adalah anak mama dan bapak. Bukan dengan uang yang setiap orang banggakan. Tapi dengan apa adanya anakmu ma.. pa..

Sering saya bertanya apakah Allah akan marah sama saya jika setiap waktu sholat saya selalu mengingat Nya karena kalian? saya selalu berdoa “ Ya Allah, aku hamba Mu yang sedang menuntut ilmu tolong kabulkan doa saya, Ya Allah bukankah seorang yang sedang menuntut ilmu dan jauh dari kampung halaman nya sama seperti berjihad kepada Mu maka tolong kabulkan doa-doa saya “, “ Ya Allah lindungilah kedua orang tua saya, sehatkan mereka, tenangkan hati mereka, panjangkan umur mereka, bahagiakan mereka selalu ya Allah, mudahkan rejeki mereka,berkahkan rejeki mereka dan jika Engkau memberikan kami cobaan, tolong kami dan kuatkan kami sehingga kami mampu melewatinya untuk mendapat Ridho Mu”, “ Ya Allah izinkan hamba untuk membahagiakan mereka, jadikan hamba anak yang sholehah, izinkan hamba menikmati syurga Mu melalui mereka, izinkan hamba untuk selalu membahagiakan menyayangi dan mencintai mereka sampai akhir hayat hamba Wahai Allah yang maha pemurah”, “lindungilah semua orang yang hamba cintai, sayangi mereka seperti engkau menyayangi hamba-hambamu yang sholeh. Amin amin Allah humma amin.

Ma pa mungkin seorang anak tidak bisa menjadi anak seperti menjadi orang tua terhadap anaknya, mungkin seorang anak tidak bisa memberikan seperti apa yang di berikan orang tua kepada anak-anaknya. Tapi setiap anak memiliki cara yang berbeda dalam menyampaikan pesan melalui perilaku nya bahwa mereka sangat sayang terhadap orang tua nya.

Advertisement

Kadang mereka harus membuat sesuatu yang membuat orang tua nya kecewa, hanya karena ingin diperhatikan oleh orang tua yang tidak memperhatikan anaknya demi masa depan sang anak dimana sang anak tidak sadar dan tidak tahu bahwa caranya mencari perhatian telah salah, yang dikarena kan orang tua tidak memberi penjelasan tentang apa yang seharusnya dan bisa membuat anaknya mengerti. Tapi saya mengerti walaupun mama dan bapak tidak menjelaskan, saya tidak akan membuat kalian kecewa karena saya sadar semua yang kalian lakukan bukan buat anak orang tapi buat anak mama dan bapak, yaitu saya. saya terlalu berdosa jika saya berfikir kalian tidak perhatian. Saya terlalu egois jika mengecewakan mama dan bapak dengan alasan saya kurang didikan atau kasih sayang kalian. Menurut saya itu hanya alasan orang-orang bodoh. Karena jika orang tua tidak menyayangi anaknya kenapa kita masih hidup sampai saat ini, dengan semua fasilitas yang kita butuhkan dan kita nikmati. Kita hidup karena pilihan Allah. Dalam hidup, masing-masing dari kita punya pilihan dan bisa memilih apakah kita pintar atau bodoh apakah dengan kepintaran kita kita akan memilih yang baik dan apakah dengan kebodohan kita, kita akan salah memilih dengan mengecewakan orang yang paling mencintai kita.

Ma pa, saya tahu hidup ini tidak selalu seperti yang saya atau mama dan bapak ingin kan. Dan menurut saya, saya tahu apa yang harus saya lakukan. Tapi mungkin menurut bapak dan mama, ini tidak menurut seperti apa yang kalian inginkan. Tanpa kalian sadari saya telah belajar banyak tentang kehidupan yang kita jalani sama-sama. Yang kadang tak selalu mulus dan penuh dengan air mata. saya mungkin tak belajar dari kata-kata dan ocehan yang pernah kalian lontarkan. Tapi dari kehidupan yang setiap hari saya jalani telah cukup membuat saya mengerti apa arti dan tujuan hidup saya.

Ma pa.. apa kalian tahu setiap kalian memarahi ku saya selalu menagis, bukan selalu karena saya sakit hati tapi saya menyesal mengapa saya membuat kalian marah. Apa kalian ingat setiap kalian habis memarahi saya, saya selalu mencoba melakukan sesuatu yang membuat kalian melupakan bahwa kalian pernah memarahi saya.

Ma… apa mama ingat saat memukul saya karena saya bandel waktu itu, sakit dan memar itu tidak berasa dibandingkan rasa cinta saya ma. Dan lagi-lagi saat itu yang sangat terasa hanya sesal saya, mengapa saya membuat mama marah. Maafkan saya ma, maafkan anakmu yang dulu kadang menyakiti hatimu.

Ma pa… tahun pertama saat saya jauh dari kalian, saat pertama kali aku berada dalam keasingan. Hari-hari saya rasanya sangat panjang. saya sangat merindukan kalian. kadang saya hanya bisa menagis mengapa kalian tak berada di samping saya saat itu. Untuk memeluk saya sebentar saja. Untuk saya ciumi tangan kalian lalu saya katakan ma pa ..saya pamit kuliah dulu ya. Tapi itu tidak mungkin karena mama bapak gak disini.

saya sempat berfikir apa teman-teman saya merasakan hal yang sama seperti saya??

Setahun bisa saya lewati dengan cukup baik, yaah dengan IPK yang cukup baik juga, standarlah 3,50. saya berharap tahun kedua nanti akan lebih baik. Dan hati saya bertanya, apakah tahun berikutnya saya akan lebih baik?? saya berfikir apakah Allah menyayangi saya atau sebaliknya, Ia selalu membuat saya menangis. Ia selalu membuat saya rindu untuk menyembah Nya dan membuat saya selalu rindu kedua orang tua saya.

Kali ini di tahun kedua, yang sangat membuat saya terguncang, cobaan demi cobaan datang, yang membuat saya sering berusaha narik nafas panjang-panjang terus dan lagi. saya berusaha menguatkan diri demi orang-orang yang sangat mencintai saya dan mengharapkan kebaikan kepadaku.

saya ingin bahagia bersama kalian dengan usaha saya sendiri ma. saya butuh doa mama, saya butuh doa bapak. saya butuh kekuatan dan semangat yang kalian berikan. Tolong berikan saya itu saja ma pa. ..

saya mencari cinta Allah melalui kalian, krn dengan cinta kalian kepada saya, Allah akan mengabulkan doa-doa yang saya panjatkan untuk mama dan bapak. Allah lebih mencintai kalian dari pada saya. saya percaya Allah akan menjaga malaikat malaikat saya di dunia.

MA PA..KAMI ANAKMU SANGAT MENCINTAI KALIAN SELAMANYA