TULISAN ini terinspirasi dari dakwatuna.com yang kemudian di sadur dan disesuaikan dgn situasi pribadi saya.

Saat membacanya berulang kali dan mencoba menuangkannya ke dalam artikel ini, luar biasa BERKESAN hingga tak terasa saya pun barkaca-kaca. Saya abadikan ini untuk isteriku, semoga Allah memberkati KEHIDUPAN kita… aamiin.

KETIKA ijazah sarjana sudah ditangan, teman-temanmu yang lain sudah berpenghasilan, sedangkan kamu dari pagi hingga malam sibuk membentuk karakter bagi "makhluk" yang akan menjadi jalan surga untuk masa depan. MAINKAN SAJA PERANMU, tak ada yang tak berguna dari pendidikan yang kau raih, dan bahwa REZEKI Allah bukan hanya tentang penghasilan kan?? memiliki anak-anak penuh cinta pun adalah rezeki-Nya. mainkan saja peranmu, TUGASMU HANYA TAAT kan…

KETIKA pasangan lain mengasuh bersama dalam CINTA untuk buah hati, sedang kau terpisah jarak karena suatu sebab. MAINKAN SAJA PERANMU, tugasmu hanya taat kan?
KETIKA nyatanya kondisi memaksamu untuk bekerja dan meninggalkan buah hati yang tiap pagi melepas pergimu dengan tangis. mainkan saja peranmu, sambil memikirkan CARA agar waktu bersamanya tetap BERKUALITAS. mainkan saja peranmu, TUGASMU HANYA TAAT kan?

KETIKA "katamu" lelah ini seakan tiada habisnya dan tak berujung, disamping menjadi tulang punggung. mainkan saja peranmu, bukankah semata mata kau ingin mencari Ridha Allah. Lelah yang Lillah (atas nama Allah) akan berujung maghfirah warrahmah. MAINKAN SAJA PERANMU, tugasmu hanya taat kan?

Advertisement

KETIKA belahan jiwa (pasangan kita) nyatanya bukan seperti IMAJINASIMU dulu, MAINKAN SAJA PERANMU, bukankah Allah Maha Tahu mana yang terbaik untukmu? tetaplah berjalan bersama Ridha-Nya dan ridha pasanganmu untuk bahagia "buah cinta". Mainkan saja peranmu, TUGASMU HANYA TAAT kan?.

Ya!!!!, tugas kita hanyalah TAAT.

Seperti Nabiyullah Ibrahim as, melaksanakan peran dari Allah untuk membawa istri dan anaknya ke padang yang kering. Kemudian, rencana Allah luar biasa, menjadikannya kisah penuh hikmah dalam catatan takdir manusia.

Seperti Nabiyullah Ayub yang nestapa adalah bagian dari hidupnya, dan kau dapati ia tetap mempesona, menjadikannya kisah sabar yang tanpa batas berujung surga. MAKA TAAT ADALAH CINTA.. Cinta untuk yang Maha PENCINTA dan cinta untukmu wahai isteriku.

MAINKAN SAJA PERANMU, tugasmu hanya taat kan?.Taat yang dalam suka maupun tidak suka.Taat yang bukan tanpa keluh, namun mengupayakan agar keluh menguap bersama doa-doa yang mengangkasa menjadikan kekuatan untuk SENANTIASA tawakkal. Mainkan saja peranmu, dalam taat kepada-Nya, dan hanya karena-Nya.

Mainkan saja peranmu dengan sebaik-baiknya sambil tetap merayu Allah dalam sepertiga malam, menengadah mesra bersama-Nya.

KETIKA hari-hari masih sama dalam rangka menanti, menanti suatu kebahagiaan yang "katamu' bukan hanya satu hari, PERLU waktu ratusan bahkan ribuan hari yang harus kau lalui untuk itu, MAINKAN SAJA PERANMU sambil memperbaiki diri. Allah Maha Tahu apa yang ada di KEHIDUPAN kita… Allahu Akbar.