Manusia adalah seorang yang mempunyai akal atau pikiran. Dengan adanya akal atau pikiran sehingga manusia tahu mana cara berpikir yang negatif maupun positif. Tidak dipungkiri memang cukup sulit dalam halnya motivasi dalam diri sendiri untuk menumbuhkan rasa semangat. Karena belajar itu proses pengisian hati dengan ilmu yang sebelumnya belum tahu menjadi tahu. Maka proses belajar itu jika salah dibenarkan jadi tidak ada kata salah dalam belajar. Dalam melakukan belajar kadang kita juga merasa bosan, malas ataupun perasaan lain ini merupakan hal yang wajar.

Dalam belajar kita harus mempunyai rasa mampu untuk rasa ingin tahu sehingga rasa malas itu tidak ada. Kita juga berusaha bergaul dengan teman yang rajin juga karena teman yang rajin juga dapat memengaruhi diri kita jika sudah terbiasa juga mudah untuk tertular dalam kebiasaannya dan melihatnya menjadikan diri kita untuk mencontohnya. Sedangkan teman yang malas juga terpengaruh ikut-ikutan malas jadi kita ikut malas juga.

Dalam belajar yang lebih semangat diri kita juga mempunyai rasa ingin menunda kesenangan karena sesuatu yang diawali dengan perjungan pasti akan diakhiri dengan kesenangan dan kebahagian pada diri kita. Maka tunda kesenangan dahulu dan perjuang belajar dengan semangat. Dalam belajar kita juga bisa membagi waktu atau mengatur waktu agar diri kita terbiasa disiplin, jangan bertingkah semaunya yang tidak sesuai kehendak hati misalnya lagi sakit hati karena diputusin pacar padahal besok ada jadwal ujian, maka tidak jadi belajar. Hal ini harus dihindari karena belajar itu harus berjalan. Belajar juga banyak gangguan yang membuat diri kita tidak fokus atupun terasa terganggu misal nonton tv, tiduran, main hp maka dari itu sebelum belajar singkirkan hal-hal seperti itu agar belajar lebih fokus.

Yang terakhir dalam belajar itu, utamakan diri kita tetap berdoa kepada Tuhan agar selalu diberi kekuatan dan kemampuan. Dan juga tetap berusaha agar tercapai cita-citanya. Demikian semangat kita juga akan terpacu untuk belajar menjadi lebih baik lagi.