Aku melepasmu bukan berarti aku tak suka. namun terkadang dalam sebuah hubungan yang sudah terlalu lama ini membuat ku sedikit mulai jenuh. Di benak ini selalu timbul pertanyaan yang selalu menghantui. ke manakah hubungan ini akah melangkah?? Kedepan kah? Mundur kah? Atau bahkan hanya jalan di tempat saja? Tdak satu dua kali saja namun sudah cukup lama aku memendamnya, selama ini aku diam bukan berarti aku tidak memikirkan hubungan ini. malah sebaliknya,

Kediaman ku lah yang membuat aku merasa terkungkung dalam ruangan yang sangat tebal dan keras sampai – sampai aku tidak dapat menembusnya.

Ketika ingin maju ke segala arah yang terlihat hanyalah dinding-dinding batu yang tebal. lalu apa yang akan terjadi selanjutnya. aku hanya bisa diam dan berjalan di tempat saja.

Coba bayangkan bagaimana rasanya kaki yang diciptakan oleh Tuhan yang merupakan bagian anggota tubuh dari manusia, yang memiliki fungsi dan kegunaan yang sangat membantu manusia dalam berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain hanya bisa berjalan ditempat saja. Apa yang terjadi?

Semakin lama mereka juga akan jenuh karena hanya berjalan ditempat saja. sama halnya dengan menjalin hubungan, semakin lama hubungan yang terjalin maka tingkat kejenuhan dengan sebuah hubungan tersebut akan semakin tinggi.

Advertisement

Aku juga memiliki mimpi besar dalam hidupku yang harus aku perjuangkan. Dari mimpi inilah aku bisa membahagiakan kedua orangtua dan keluarga. Selama ini aku hanya berjalan di tempat saja untuk beberapa tahun kebelakang. Aku sadar apa yang telah aku lakukan selama ini adalah salah. aku hanya mementingkan hubungan cinta ini ketimbang mementingkaan dunia ku sendiri.

Memilih untuk sendiri menjadi piihan yang tepat saat ini untuk merenungkan semuanya. dalam sebuah hubungan yang sudah berada dalam titik jenuh kita tidak bisa menyalahkan salah pihak saja, namun kita dan pasanganlah yang harus berjuang untuk mempertahankan hubungan tersebut.

Aku tidak bermaksud untuk menyalahkan mu namun dalam hal ini aku juga salah. aku salah, aku tidak bisa membagi waktu antara cinta dan keluarga.

Aku salah, aku tidak bisa membagi waktu antara cinta dan teman. Akhirnya aku berani memutuskan untuk sendiri dan melepaskan hubungan ini, bukan karena aku sudah tidak suka lagi melainkan hubungan ini memang perlu di-refresh ulang atau bahkan cukup sampai disini.