Hampir setahun sudah berlalu, di mana hubungan pertunangan yang ku jalani berhenti di tengah jalan tanpa ada kelanjutan.

Hubungan yang sudah ku jalani dengan sungguh-sungguh bahkan terlalu jauh langkah yang ku jalani. Hubungan yang diakhiri dengan alasan yang tidak etis. Sedih? Iya! Sakit Hati? Tentu Iya! Benci kah kau dengannya? Ya, tentu benci! itulah jawaban dan pertanyaan yang selalu melintas di kehidupanku.

Begitu besar rasa "benci" yang aku miliki untuknya, ingin rasanya mengakhiri hidup yang menurutku tidak pantas kujalani lagi. Tetapi semua pikiran itu sirna, kehidupanku bukan hanya dengannya, kebahagiaanku bukan hanya darinya. Karena jauh sebelum aku mengenalnya aku merasakan kebahagiaan yang begitu dalam.

Masa lalu yang aku alami mungkin terlalu pahit, terlalu dalam. tetapi aku harus "bangkit" dari "keterpurukan" yang aku alami. Karena kebahagiaan yang aku dapat bukan hanya dari "dirimu" yang menyakitiku. Mungkin cara yang paling tepat mengembalikan kebahagiaan ialah dengan cara "memaafkan masa lalu" "memaafkan diri sendiri" maka "kebahagiaanmu akan kembali.

Berdamailah dengan masa lalu, maka kebahagiaanmu akan kembali. Percayakan pada diri sendiri, bahwa kau sudah memaafkan masa lalumu dan memaafkan diri sendiri.

Advertisement

Moving on doesn't mean you forget about things. It just means you have to accept what happened and continue living.

Jangan terlalu larut dalam kesedihan saat kehilangan, Itu hanya salah satu dari "proses kehidupan" semua orang bahkan pernah mengalaminya.Yesterday Is History. Tomorrow Is A Mystery, But Today Is A Gift. That Is Why It's Called The Present.

Temukan kebahagiaanmu dari diri sendiri!