Bicara soal memilih pasangan hidup tidak semudah memilih baju di pasar tanah abang atau di mall besar

Bicara soal memilih pasangan hidup tidak semudah membalikkan telapak tangan

Bicara soal pasangan hidup tidak semudah membeli jajanan yang kita suka

Bicara soal pasangan hidup adalah babak penentuan akhir dari cerita kelajangan kita.. kalau salah memilih akibatnya bisa fatal,, bukan nikmat sorga yang kita dapatkan tetapi panas neraka dunia yang kita jalani (panas matahari aja mengeluh,, apalagi panas neraka,, ampun deeh)

Tanpa bisa membantah semua manusia di dunia ini pasti menginginkan pasangan yang tepat,, yang bisa saling memberikan rasa kenyaman dan bisa saling mencintai dengan tulus.. contohnya saja ketika sebuah perusahaan memilih merekrut karyawan baru,, banyak hal-hal yang harus di perhatikan,, kalau sampai salah merekrut karyawan bisa-bisa merugikan perusahaan tersebut..
Sama halnya dengan kita merekrut seseorang untuk menjadi pasangan hidup kita sampai akhir,, ada hal-hal yang perlu kita perhatikan,, apa dia orang yang bijaksana,, bertanggung jawab,, pekerja keras,, penyayang,, beriman,, dll..

Advertisement

Memang sepertinya sepele tetapi jika kita tidak memperhatikan hal yang sepele ini akan berdampak pada kehidupan pribadi kita bahkan rumah tangga yang di bina nantinya… Apabila sudah yakin dan memantapkan hati dengan pilihan kita jangan pernah abaikan kata "memahami" karena dengan memahami maka kita bisa menjalankan hubungan yang harmonis,, akan terjalin komunikasi dan kerjasama yang baik antar pasangan.. dan tidak ada saling merugikan,, yang di dapatkan hanya keuntungan..

Seperti pepatah mengatakan :
Telitilah sebelum membeli sesuatu,, Jadi.. sebelum kamu memilih dia sebagai pendamping hidupmu dalam suka dan duka ada baiknya untuk memikirkan dengan masak "sudah tepatkah dia" untuk menjadi pendampingmu,, pakailah lebih banyak logikamu dari pada perasaanmu,, karena sebuah pernikahan bukan hal mudah,, menikahnya itu mudah,, menjalaninya itu yang susah apalagi kalau pasangannya tidak tepat,, kebayang nggak sih hidup bertahun-tahun bagaikan neraka di dunia.. siapa yang mauuu??? 🙂